BOMBANA

Waspada Wabah Rabies Di Bombana

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Rumbia — -Meski belum menelan korban, masyarakat di seluruh wilayah kabupaten Bombana harus waspada terhadap wabah rabies yang di bawah oleh anjing. Pasalnya sepanjang tahun ini tercatat sebanyak 74 orang kasus gigitan anjing yang mengidap penyakit rabies.

Bila melihat jumlah kasus ini sampai bulan Oktober lebih rendah di banding kasus tahun 2017 yang mana kasus tersebut tercatat 110 kasus dan 1 menelan korban nyawa

Kepala Dinas Kesehatan Sunandar mengatakan, banyaknya angka kasus rabies ini di akibatkan karena banyak hewan yang berkeliaran dan tidak mendapat perhatian berupa perawatan.

“Rata-rata anjing ini tidak mendapat perawatan akibatnya sakit dan stres sehingga mudah mengidap penyakit rabies,” ungkapnya.

Untuk kasus ini, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bombana Andi Ira Angraeny Rahman saat di konfirmasi lewat watshapnya,Kamis (11/10) mengungkapkan bahwa kasus tersebut penyebarannya terjadi di 12 kecamatan dari 22 kecamatan yang ada di Bombana.

Yang mana lanjutnya terdiri dari kecamatan Kabaena Tengah 3 orang, Kabaena Utara 1 orang,Lantari jaya 3 orang, Mataoleo 2 orang,Matausu 2 orang, Poleang barat 10 orang,Poleang Selatan 4 orang,Poleang Tengah 2 orang, Poleang Utara 16 orang,Rarowatu 7 orang, Poleang Timur 4 orang, Rarowatu 10 orang dan kecamatan Rumbia 8 orang.

Namun demikian dirinya mengungkapkan pihaknya sudah melakukan penganangan berupa vaksin anti rabies.bahkan untuk vaksinnya sudah ada di setiap Puskesmas yang ada di wilayah kabupaten Bombana,bukan cuma itu saja pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat pengenalan jenis penyakit rabies dan penanganannya

Sementara itu kepala Dinad Pertanian Andi Nur Alam saat di konfirmasi terkait kasus tersebut lewat via telepon berdasarkan informasi dari bidang peternakan hewan kata dia pihaknya akan melakukan peracunan terhadap anjing yang mengidap penyakit rabies di wilayah kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah

“Karena terkendala stok racun yang ada saat ini,maka kami akan lakukan di dua wilayah kecamatan dulu yakni Rumbia dan Rumbia Tengah, selanjutnya kami akan lakukan di wilayah kecamatan lain bila racun hewan yang di pesan sudah ada,” ungkapnya.(K6/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top