MUNA

Mobil Oknum Polisi Digunakan Muat Kayu Illegal Logging

KOLAKAPOS, Raha — Hingga saat ini, penyidik Polres Muna terus melakukan penyelidikan terkait mobil truck Izusu 130 bernomor polisi DT 1520 DC  yang memuat kayu ilegal loging sebanyak 4,5 kubik dan terbalik  di Jalan Poros kilometer 14 Maligano – Ronta desa Raimuna kecamatan Maligano, Muna pada Minggu, (7/10) lalu. Sebab, perkara tersebut melibatkan seorang oknum anggota polisi aktif Polres Muna.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P Sinaga dalam konferensi Persnya mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap oknum polisi tersebut. “Iyah, pemilik mobil sudah kami periksa (oknum polisi nama enggan disebut. Red). Dari keterangannya, bukan kayunya dia, mobilnya itu hanya di sewa,” ucapnya

Selain oknum Polisi yang dimintai keterangan sebagai saksi, menurut Ramos, penyidik juga sudah mengambil keterangan satu orang buruh dan dua orang pegawai Dinas Kehutanan. ” Yang kita sudah mintai keterangan adalah dua Badan Konservatif Daerah SDA, satu buruh dan satu pemilik truck (oknum Polisi.Red). Dari buruh tersebut (namanya tidak disebut. Red) menyatakan bahwa kayu  itu milik La Adi (masyarakat.Red). Kemudian supir dan tiga buruh lainnya belum diperiksa karena sedang dalam perawatan karena kondisinya masih parah,” katanya

Lebih lanjut perwira polri berpangkat dua bunga melati dipundak ini menegaskan, pihaknya sangat serius menyelidiki perkara ilegal loging dan kecelakaan yang menewaskan satu orang buruh tersebut. “Unsur melawan hukum dalam perkara ini sudah terpenuhi yakni melanggar undang-undang nomor 18 tahun 2013 tentang kehutanan atau undang-undang  nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati. Prosesnya akan lanjut, siapapun yang terkait disini,” tegasnya

Untuk diketahui, Mobil Truck Izusu 130 bernomor polisi DT 1520 DC  terbalik  di Jalan Poros kilometer 14 Maligano – Ronta desa Raimuna kecamatan Maligano, Muna pada Minggu, (7/10). Akibatnya, satu orang meninggal dunia yakni Jamal (27) dan empat orang lainnya di rawat di Puskesmas setempat. Mereka adalah Rusli (34), Sudin (40) Lapian  (25) dan Nasrun (27).

Adapun kayu hasil ilegal loging yang dimuat oleh mobil oknum polisi tersebut yakni sebanyak 4,5 Kubik dengan rincian 38 batang, ukuran 5 meter x 20 centimeter x 10 centimeter dan 8 batang, ukuran 4 meter x 20 centimeter x 10 centimeter. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top