BERITA UTAMA

ASN Dishub “Nakal” Dihukum Gunakan Rompi Orange

KOLAKAPOS, Rumbia — Jika selama ini rompi orange hanya umum digunakan oleh oknum bermasalah hukum, maka di Bombana, rompi orange akan “merambah” cakupan lebih luas. Diprakarsai Dinas Perhubungan Bombana, ASN instansi tersebut yang tidak disiplin, akan dihukum dengan mengenakan rompi orange.

Nantinya, ASn tersebut terkesan seperti tersangka korupsi. Tapi, memang itu yang diinginkan oleh Sekretaris Dishub Bombana, Umar Manne. ASN yang tidak disiplin akan diberi sanksi sosial berupa mengenakan rompi orange sehari penuh. “Ketika ada pegawai yang melanggar maka akan diberika rompi orange untuk digunakan dalam bertugas, meskipun itu tugas lapangan, dan waktunya hanya cukup sehari. Jadi jika ada ASN Dishub menggunakan rompi itu maka secara otomatis ASN tersebut melakukan kesalahan,” jalas mantan Kasat Pol PP Bombana ini.

Ketua Dewan Diklat Kepemimpinan TK III angkatan IV tahun 2018 ini mengaku, bahwa rompi orange ini merupakan ide kreatifnya setelah mengikuti diklat kepemimpinan. “Jadi kami akan membuat tim, dimana tim tersebut bertugas untuk memantau pergerakan ASN Dishub dan dibuatkan Surat Keputusan (SK) Kadis. Jadi kami membuat tahapan atau level penggunaan rompi, yang pertama teguran lisan dan tertulis jika itu terus diindahkan maka akan dipakaikan rompi orange,” ujarnya.

Sekda Bombana, Burhanuddin Hs Noy sangat mengapresiasi inovasi yang dibuat oleh Dishub Bombana. hal tersebut terangnya dapat menjadi shock therapy bagi ASN yang tidak disiplin. “Jika rompi tersebut digunakan bagi pembuat kesalahan maka pegawai tersebut secara otomatis punya rasa malu kepada pegawai lain. Untuk itu secara tidak langsung pasti mereka akan menghindari penggunaan rompi orange tersebut,” kata jendaral ASN Bombana ini. “Jika inovasi ini berjalan dengan baik dilingkup Dishub Bombana. Maka kedepanya kami akan membuatkan Perda dan diterapkan kepada seluruh istansi di Bombana,” tandasnya. (k6/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top