BERITA UTAMA

Disegel Warga, SDN 2 Kesio Koltim,  Siswa Belajar Melantai Di Luar Kelas

KOLAKAPOS, Tirawuta — Polemik terkait lahan kembali terjadi, kali ini lahan sekolah yang menjadi polemik antar warga. Akibatnya semua Ruang Kelas Belajar (RKB) di SD Negeri 2 Keiso desa Kesio, kecamatan Lalolae terpaksa disegel oleh warga yang mengaku sebagai pemilik lahan tersebut. Akibat aksi penyegelan tersebut para siswa harus belajar diluar kelas.

Salah satu guru Muliati mengatakan, dirinya prihatin dan kaget melihat kondisi RKB yang telah tersegel. Sebab siswa terpaksa harus belajar diluar kelas dengan kondisi melantai. ” Kemarin Selasa (23/10) ini kelas belum tersegel, tapi menurut informasi Selasa sore pemilik lahan melakukan penyegelan dan kami belum tau persis apa penyebabnya ” ungkapnya saat ditemui media ini

Saat ini kata Muliati jumlah RKB yang ada berjumlah 6 kelas dan siswanya berjumlah 60an. Akan tetapi siswa kami masih semangat mengikuti proses belajar mengajar (PBM). ” Kami harapkan permasalahan ini dapat segera diselesaikan, agar siswa kami dapat belajar dengan nyama ” harapnya.

Ditempat yang sama, Camat Lalolae Amiruddin mengaku telah melakukan mediasi dengan pemilik lahan agar dapat segera membuka segelannya sambil mencari solusi yang terbaik. Agar siswa kembali belajar dikelas seperti biasanya. ” Kami hanya mempasilitasi dan melakukan mediasi dengan pemilik lahan, memang ada permintaan pemilik lahan yang belum direalisasikan, makanya pemilik lahan melakukan penyegelan agar ada perhatian. Sehingga kami akan musyawarahkan kembali bersama pihak Diknas Koltim untuk mencari solusi dan menyelesaikan permasalahan ini ” jelasnya.

Sementara itu, pemilik lahan Andi Irfan mengaku penyegelan dilakukan agar pihak Pemda Koltim dapat memperhatikan apa yang telah disepakati sebelumnya. Sebab menurut Andi Irfan sebelum sekolah didirikan sejak tahun 2007 silam ada kesempatan bersama antara pihak pemerintah dan dirinya selaku pemilik lahan. Namun seiring waktu kesepakatan yang dimaksud belum juga terwujud, sehingga dirinya melakukan penyegelan agar Pemda dapat memberikannya. ” Waktu itu ada kesepakatan yang kami sepakati bersama sehingga kami membantu negara untuk menyiapkan lahan agar sekolah ini dapat dibangun. Jadi kami hanya inginkan ada kejelasannya dari kesepakatan waktu itu, jika tidak maka sekolah ini akan kami segel terus. Dan kami siap menempuh jalur hukum ” tegasnya. (K9/b/hen)

Foto : Para Siswa SD Negeri 2 Keiso Terpaksa Harus Belajar Diluar Kelas, Akibat Sekolah Mereka disegel Warga

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top