KONAWE SELATAN

Pemda Konsel Teken MoU dengan Pemerintah Kanada

Bupati Konsel saat menandatangani MoU dengan Pemerintah Kanada. FOTO: Sapruddin Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Andoolo — Pemerintah Kanada , memberikan dukungan teknis kepada Pemerintah Indonesia dalam rangka peningkatan iklim usaha dan kemudahan investasi, Kamis (25/10).

Salah satu dukungan tersebut, yakni mencakup pemberian masukan kepada Pemerintah untuk memperbaiki regulasi yang selama ini menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi yang baik. Kegiatan yang proyek ini lakukan adalah kajian atau analisis mengenai regulasi-regulasi di sektor atau komoditas terpilih, di antaranya adalah komoditas peternakan Sapi di Konawe Selatan (Konsel).

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konsel, dalam hal ini Bupati, H. Surunuddin Dangga, ST., MM melakukan penandatanganan kesepakatan atau MoU, bersama Pemerintah Kanada melalui Proyek National Support For Local Investment Climates (NSLIC)/National Support For Enhancing Local and Regional Economic Development (NSELRED), Kamis (25/10).

MoU ini terkait pembangunan usaha peternakan sapi yang terintegrasi dengan pertanian Tahun 2018, dalam acara pertemuan/diskusi monitoring dan evaluasi proyek NSLIC-NSELERD, yang disaksikan oleh perwakilan Pemerintah Kanada Direktur Proyek NSLIC-NSELERD Dr. Rino A. Sa’danoer.

Turut dihadiri Senior Staf Direktorat Pakan – Kementan RI Trimastuti Andajani, Analisis Pemerintahan Direktorat Kerjasama dan Pengembangan Kapasitas – Kemendes RI Muh Fauzani Taufik, Tenaga Ahli Pengembangan Wilayah – Bappenas Dimas Widiyanto, Kepala Bappeda Provinsi Sultra Robert, Kepala Bappeda Konsel Saala dan Rektor UHO Prof. Zamrun.

Direktur Proyek NSLIC-NSELERD, Dr. Rino menyampaikan bahwa Kegiatan ini dalam rangka mendorong Pemerintah untuk menciptakan suatu program, atau suatu prototipe yang nantinya akan diproduksi massal sesuai potensi yang ada di wilayah Kab/Kota setempat, contohnya peternakan sapi di Konsel yang nantinya akan dijadikan proyek percontohan untuk peningkatan kapasitas, dengan melakukan berbagai pendekatan yang menguntungkan secara ekonomi dan memberikan dampak yang baik yang dituangkan dalam nota kerjasama.

“Yang mana pada dasarnya proyek kerjasama antara Indonesia – Kanada ini, bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru, sehingga dapat mengurangi pengangguran di daerah, dengan melakukan kerjasama kepada Pemprov, Pemkot maupun Pemda dan Universitas,” jelasnya.

Pihak Kanada lanjut dia, siap menerima masukan dan kritikan sebagai bahan penyusunan kerja kedepannya dan jika program ini berhasil dan memberikan manfaat positif, maka prototipe ini akan dikembangkan secara nasional dan menjadikan label khusus untuk daerah lain di Indonesia.

“Jadi mari kita bersama-sama mensukseskan program ini, karena proyek ini tidak akan berhasil tanpa dukungan penuh Pemda,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Plh Sekda Provinsi Dr. Harifuddin Safaa mewakili Gubernur Sultra Ali Mazi, menyampaikan terima kasih kepada NSILC, karena telah menjadikan Provinsi Sultra sebagai tujuan pengembangan proyek yang sekaligus mendukung program Pemprov, Pemkot dan Pemda, dimana tujuan akhirnya untuk peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Kami atas nama Pemprov Sultra siap mendukung penuh terlaksananya program ini, utamanya dilokasi proyek pada 4 (empat) Kab/Kota yakni Kota Kendari, Konsel, Bau-bau dan Kabupaten Bombana,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Konsel, Surunuddin Dangga juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak, khususnya NSILC yang telah memilih dan memasukan wilayah Konsel, dalam fokus pelaksanaan proyek prioritas, khususnya di bidang peternakan sapi, yang juga sejalan dengan visi misi Pemda yang dituangkan dalam RPJMD Konsel 2018-2021.

“Tentunya untuk meningkatkan pengembangan ekonomi lokal dan daerah yang berkelanjutan, kita harapkan berimplikasi pada meningkatnya perekonomian dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat, dengan tetap menjaga kualitas lingkungan hidup,” jelas Surunuddin.

Surunudin berharap, dalam pelaksanaan proyek NSLIC dapat diselenggarakan secara terintegrasi sehingga menjadi event yang strategis dan tidak terbatas pada pendampingan, tetapi untuk mengembangkan jaringan pasar bagi produk-produk lokal Konsel. (K5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top