Uncategorized

Petugas Inseminator Konsel Terbaik II Nasional

Made Lantro saat berfoto bersama usai menerima hadiah juara II petugas inseminator terbaik tingkat nasional.FOTO,Saprudin/Kolaka Pos

KOLAKAPOS,Andoolo–Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan – RI), memberikan penghargaan kepada para petugas inseminator terbaik tingkat nasional, salah satunya petugas dari kabupaten Konsel Made Lantro asal Kecamatan Mowila, meraih juara II tingkat nasional, Minggu (28/10) lalu.
Atas prestasinya itu, Made mendapat piala dan uang sebesar Rp20 juta, dari Kementan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, bukan hal yang mudah atas apa yang diraihnya itu, pasalnya ada kurang lebih 8.000 petugas inseminator se Indonesia.
Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Konsel, Syamsul mengatakan, Jawa Timur sebagai gudang ternak nasional memiliki tanggung jawab untuk dapat meningkatkan jumlah populasi ternak, guna mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
“Salah satu bentuk tanggung jawab tersebut, adalah implementasi pelaksanaan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB), yang mana didalamnya terdiri dari rangkaian kegiatan optimalisasi inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik,” jelasnya.
Lanjutnya program UPSUS SIWAB, yang telah dilaksanakan di Konsel tahun 2017, telah memberikan dampak positif secara signifikan bagi pembangunan sektor peternakan. Hal tersebut disebabkan, karena selain berkontribusi pada peningkatan populasi juga terhadap produksi.
“Program ini juga berimbas, pada peningkatan pendapatan peternak, karena pedet IB memiliki nilai jual yang lebih tinggi, dibandingkan dengan pedet hasil kawin alam,” ungkapnya.
Disamping itu, sebagai rasa syukur atas keberhasilan Konsel meraih peringkat dua tingkat nasional kontes ternak dan panen pedet, serta untuk memberikan motivasi, apresiasi, kepada peternak sebagai subjek pembangunan di Konsel.
“Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga menginstruksikan, bahwa tahun 2019 prioritas utama peningkatan populasi ternak sapi melalui IB, penguatan kelembagaan SPR, pembangunan RPH dan pembangunan padang pengembalaan ternak,” ungkpanya. (k5/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top