MUNA

Euforia Rusman Emba Dua Periode Bergema di Musda ITMI

Bupati Muna, LM Rusman Emba ke tiga arah kiri saat foto bersama dengan penyandang tuna netra. FOTO: Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha — Hadirnya Bupati Muna LM Rusman Emba, dalam kegiatan Musyawarah Daerah Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia (Musda ITMI), di aula gedung Galampano, membuat masyarakat penyandang disabilitas termotivasi. Tak tanggung-tanggung merekapun bereuforia dan secara serentak menggaungkan “Bupati Muna LM Ruman Emba dua periode”.

Ketua Departemen Organisasi Informatika DPP ITMI, Yogi Mastoni mengatakan, Musda ITMI di Kabupaten Muna merupakan yang pertama kali digelar sejak terbentuk pada 1999. Dengan masuknya ITMI di Muna, kata pria tuna netra lulusan strata satu (S1) Fakultas Ilmu Pendidikan ini, maka organisasi tersebut tumbuh menjadi 149 di kabupaten/kota se Indonesia. “ITMI adalah Ormas Muslim Indonesia yang berjenjang dari tingkat pusat (DPP), Provinsi (DPW), Kabupaten/Kota (DPD) dengan misi dakwah dan tarbiah dikalangan tuna netra, agar tuna netra tidak menjadi buta dua kali, yakni buta di dunia dan akhirat, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Thaha ayat 24,” katanya.

Lahirnya undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang hak disabilitas, Yogi berharap, pemerintah kabupaten Muna melaksanakan perintah undang-undang tersebut karena tuna netra bagian dari integritas bangsa Indonesia yang memiliki hak perlindungan, penjaminan dan kesetaraan dalam pemenuhan hak-haknya. “Terimakasih bupati Muna yang telah memberikan fasilitas, mendukungan berupa moril dan finansial. Kalau saya menjadi warga kabupaten Muna, maka saya akan mempromosikan untuk terus maju sebagai bupati. Kita doakan bersama agar Bapak bupati diberikan kesehatan, umur panjang, istiqomah dan mudah-mudahan berikutnya beliau terpilih lagi,” ucapnya sembari disahut warga tuna netra lainnya dengan kata “LM Rusman Emba dua priode. Amin”

Di tempat yang sama, Bupati Muna LM Rusman Emba, mengapresiasi kegigihan warga tuna netra Muna sehingga dapat menggelar Musda ITMI yang pertama kalinya di Muna.

Dalam kesempatan itu pula, pasangan Abdul Malik Ditu ini menginstruksikan peserta Musda agar dapat menemukan pemimpin yang betul-betul ingin menghidupkan organisasi. “Sebuah organisasi dapat berjalan apabila diurus oleh orang-orang yang memiliki komitmen, dedikasi dan loyalitas. Karena dengan organisasi itu sendiri kita bisa menyuarakan kepentingan organisasi, sehingga kemudian stakeholder atau sekmen-sekmen yang ada diatasnya bisa memberikan kontribusi. Jadi kami Pemkab Muna mengapresiasi kegiatan ITMI di Muna,” tandasnya. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top