MUNA

Rp10 M, Insentif Petugas Medis RSUD Muna Disetujui Dewan

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Raha — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna menyetujui permintaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna agar daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk membiayai insentif petugas medis rumah sakit berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Muna, Abdul Rajab LB pada Kolaka Pos usai memimpin rapat paripurna pembicaraan tingkat II kabupaten Muna, dalam rangka pengambilan keputusan terhadap Raperda APBD-P Muna tahun anggaran 2018 di aula rapat DPRD Muna.

Menurutnya, pembayaran insentif petugas medis RSUD Muna menjadi proritas saat rapat pembahasan Raperda APBD-P Muna tahun anggaran 2018. “Sudah terakomodir. Rp10miliar sesuai permitaan rumah sakit,” ucapnya.

Senada, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muna, Ari Asis mengatakan, anggaran pembayaran insentif petugas medis RSUD Muna sudah dimasukkan kedalam KUA/PPAS perubahan 2018. Pasalnya, pembayaran insentif tersebut merupakan tunggakan RSUD Muna terhadap perawat honorer dan dokter rumah sakit. “Pembayaran insentif petugas medis RSUD Muna juga masuk dalam KUA/PPAS dimana jumlahnya sesuai dengan yang dibutuhkan, mulai Januari hingga Desember,” tandasnya. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top