KOLAKA TIMUR

Sambut HKN, Dinkes Koltim Senam Sehat

Suasana Senam Sehat Yang Dilaksanakan Oleh Dinkes Koltim Di Lapangan Nur Latomoro Dihadiri Ribuan Peserta

KOLAKAPOS, Tirawuta — Menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang Ke-54 tahun, pada tanggal 19 November mendatang. Dinas Kesehatan Kolaka Timur (Dinkes Koltim) menggelar senam sehat bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Koltim dan masyarakat di Lapangan Latamoro kelurahan Rate-rate, kecamatan Tirawuta. Kegiatan ini bakal di hadiri Bupati Koltim H Tony Herbiansyah dan wakil bupati Koltim Hj Andi Merya Nur, Jumat (9/11).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Koltim, Ir. Hj Surya Hutapea mengatakan, kegiatan senam sehat merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut HKN, dan kegiatan senam ini kita kemas berbeda dengan senam-senam sebelumnya yang pernah dilaksanakan. Dikarenakan 12 perwakilan Puskesmas se-Koltim turut hadir dalam acara ini, sehingga lebih meriah.

” Selain kita menggelar baksos kita juga melaksanakan senam sehat yang kita laksanakan hari ini. Hal ini kita lakukan agar kita semua dapat selalu memperhatikan olahraga, agar tubuh kita semakin kuat dan tetap bugar karena rutin berolahraga. Dan semua perwakilan personil Puskesmas wajib untuk hadir karena ini kegiatan kita bersama, jadi tidak ada alasan jarak jauh maupun dekat, ” ucapnya saat ditemui media ini.

Sehingga kata ketua TP. PKK Koltim ini, melalui senam sehat bersama dapat menumbuhkan kekompakan utamanya di lingkup Dinkes Koltim. Karena jika kita selalu kompak maka semua akan berjalan dengan lancar. ” Kita ingin memperlihatkan kekompakan kita, karena kalau kita tidak kompak susah untuk mencapai tujuan,” jelasnya.

Selain itu, dirinya ingin menanamkan dalam jiwa kepala Puskesmas dan semua insan-insan kesehatan bahwa melayani orang itu harus dengan sepenuh hati adalah hal yang paling penting. Tanpa ada yang harus dibedakan. Dan saat ini Kita sudah bisa lihat ada banyak perubahan disetiap Puskesma salah satunya pelayanan, mudah-mudahan bisa lebih meningkatkan pelayanan, jangan karena saya ada tetapi meskipun saya tidak ada pelayanan optimal harus tetap diperhatikan.

” Orang sakit kalau kita layani dengan senyuman, sakitnyakan mulai berkurang, dan itu yang kita inginkan adanya pelayanan yang baik bagi pasie. Selain itu pelayanan UGD harus 1×24 jam ada pelayanan, tidak ada lagi alasan tidak ada pelayanan, ” inginnya.

Pihaknya juga saat ini gencar melakukan sosialisasi terkait penyakit-penyakit yang melanda Indonesia yakni, TBS, Rubela Bumil, Hepatitis dan HIV/AIDS. Sehingga masyarakat dapat selalu menjaga lingkungannya. Karena kunci utama hidup sehat yaitu lingkungan yang bersih.

” Kami gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat dan kita harapkan masyarakat bisa lebih paham, mengerti dan peduli akan pentingnya kesehatan mereka, ” harapnya. (K9/c/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top