METRO KOLAKA

685 Mahasiwwa USN Diwisuda

Rektor USN, Azhari, saat mewisuda salah satu lulusan. FOTO: Mirwanto/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Universitas Sembilanbelas November Kolaka kembali melaksanakan proses wisuda. Sebanyak 685 mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka yang tergabung dalam 13 Program Studi mengikuti proses wisuda di salah satu hotel di Kolaka pada Selasa (19/11).

Rektor USN Kolaka, Azhari mengatakan, lulusan sarjana saat ini semakin berat menghadapi persaingan dalam mendapatkan pekerjaan atau pun menjadi PNS. “Hari ini persaingan semakin kuat. Mulai dari data penerimaan ASN tahun ini ada 2 juta 529 ribu 364 pelamar dengan tingkat kelulusan hanya 8 persen, dan dari data yang ada pula usia kerja saat ini ada 94 juta lebih, jadi semakin hari tantangannya semakin berat, namun sesungguhnya kita bisa menghadapinya jika kita sungguh-sungguh belajar,” terangnya.

Ia berharap, lulusan USN tidak hanya menggantungkan diri untuk mencari lapangan kerja seperti menjadi ASN. Selain itu juga lulusan USN diharapkan bisa berkreativitas dengan menciptakan lapangan kerja sendiri atau berusaha. “Jangan hanya berfikir jadi PNS. Ayo berusaha, mulai dari yang kecil-kecil, jangan malu untuk berusaha, mulai dari beternak ayam dan bebek, jangan pernah malu, berfikir untuk berwiraswasta, dan jangan malu untuk menjadi petani,” paparnya.

Azhari berpesan kepada wisudawan agar bisa menjaga diri dan almamater dimanapun berada dan tetap menghormati kedua orangtua. “Jangan lagi kita membebani kedua orang tua setelah kita lulus ini, untuk itu mari berusaha untuk mandiri, pacu diri anda kalau tidak ingin jadi pengangguran Repulik Indonesia,” harapnya.

Sementara Direktur Kemahasiswaan Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Dikti), Didin Wahidin dalam orasi Ilmiahnya pada prosesi wisuda tersebut, menginggatkan para wisudawan juga untuk senantiasa terus menempa diri untuk terus belajar dalam kehidupan bermasyarakat. “Sesungguhnya proses belajar atau mata kuliah yang paling lengkp itu ada di masyarakat, menjadi lulusan sarjana itu hanya sebuah gerbang untuk menuu proses belajar sesungguhnya,” paparnya. (mir)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top