METRO KOLAKA

Ganti Kepala SKPD yang Tidak Becus Kerja!

KOLAKAPOS, Kolaka — Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seyogyanya merupakan perpanjangan tangan dalam mewujudkan berbagai program strategis kepemerintahan kepala daerah. Tetapi yang terjadi masih saja ditemukan adanya sejumlah instansi di Kolaka yang pejabatnya tidak becus bekerja, terutama dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi). Fenomena seperti ini tak dipungkiri anggota Komisi III DPRD Kolaka, Hasbi Mustafa.

Karenanya, Hasbi Mustafa meminta Bupati Kolaka Ahmad Safei wajib mengevaluasi kinerja pejabat yang selama ini dinilai tidak mampu dalam menjalankan Tupoksi. “Sudah bukan sunnah lagi atau wajib mengevaluasi jika ada kepala SKPD atau dinas yang apabila ada perencanaan kegiatan yang telah ditetapkan di Bappeda kemudian tidak terlaksana atau tidak menjalankan tugas pokok dan fungsinya,” paparnya di sela-sela kesibukannya dalam rapat pembahasan APBD 2019 dengan SKPD terkait, Jumat (23/11).

Kata Hasbi, pada 2019 nanti diproyeksikan APBD Kolaka berada pada angka Rp1,3 Triliun. Dengan besaran APBD tersebut, diharapakan kinerja para kepala SKPD tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPMJ). “Harapan kami sebagai anggota DPRD, dengan APBD 2019 sekita Rp1,3 triliun lebih itu para kepala SKPD tetap mengacu pada RPMJ daerah, dan harus memiliki loncatan-loncatan berfikir yang maju lagi seiring dengan periode kedua bupati dan wakil bupati Kolaka,” ujarnya.

Untuk itu, tambah dia, jika ada kepala SKPD yang dianggap tidak mampu menjalankan Tupoksi sebaiknya bupati segera mengevaluasinya untuk diganti dengan pejabat yang mampu bekerja. “Kalau tidak sejalan, tidak loyal dan tidak mampu, saya kira haram hukumnya bupati tidak mengevaluasinya. Siapapun dia harus segera dievaluasi, sebab itu akan menghambat laju pembangunan di Kolaka,” tegasnya.

Hasbi juga berharap semua SKPD yang menjadi mitra Komisi III bisa menghadiri rapat pembahasan APBD Pokok 2019. “Dengan waktu yang singkat ini saya berharap kepala SKPD bisa meluangkan waktu dalam pembahasan APBD 2019. Jangan lagi yang datang hanya kepala bidangnya, sebab ini penting, karena kita juga dikerjakan waktu,” imbuhnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top