METRO KOLAKA

Polisi Amankan 48,4 Gram Sabu dari Toko Bangunan

Polisi saat memperlihatkan barang bukti yang disita dari tangan tersangka. FOTO : Mirwanto : Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Kolaka berhasil menangkap SL alias HA (47), seorang pemilik toko bangunan di Kolaka, Sultra yang diduga bekerja nyambi sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa 48,4 gram sabu yang disembunyikan di balik cermin kamar mandi toko milik tersangka HA yang terletak di jalan Repelita, Kelurahan Sea, Kecamatan Latambaga, Kolaka, Jumat (23/11).

Sebelumnya, pada hari yang sama polisi juga menangkap AF alias Ac (31) yang diduga kuat kurir sabu tersangka HA. Ac diciduk saat hendak melakukan transaksi jual beli sabu di jalan Lure Kelurahan Sea, Latambaga. Dari tangan Ac polisi juga mengamankan satu saset sabu seberat 5,15 gram. Dengan demikian, total sabu-sabu yang berhasil disita polisi dari tangan kedua tersangka berjumlah 53,19 gram.

Kasat Narkoba Polres Kolaka, Iptu Husni Abda dalam press releasenya pada Senin (26/11) mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi warga yang mengaku kerap menyaksikan transaksi mencurigakan di rumah salah satu tersangka. Dari informasi tersebut, polisi kemudian melakukan pengintaian terhadap salah satu tersangka bernama Ac. Tak butuh waktu lama, begitu melihat Ac dengan gerak-gerik mencurigakan, polisi langsung menciduknya. “Dari Ac kami mengamankan barang bukti satu saset sabu seberat 5,15 gram yang disembunyikan di dalam bungkusan rokok,” terang Iptu Husni, kemarin (26/11).

Dari hasil pengembangan, Ac mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernama HA, yang merupakan pemilik toko bangunan di jalan Repelita, Kelurahan Sea. Atas petunjuk tersebut, polisi kemudian mendatangi toko HA. Benar saja, saat dilakukan penggeladahan di toko HA, polisi menemukan kristal bening yang disembunyikan di balik cermin kamar mandi. Setelah diperiksa polisi memastikan bening kristal tersebut merupakan sabu-sabu dengan berat 48,8 gram. Atas temuan itu HA tak bisa berkutik, ia mengakui barang haram tersebut adalah miliknya. Petugas pun langsung menggelandang HA ke sel Mapolres Kolaka.

Iptu Husni menambahkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kedua tersangka untuk pengembangan lebih lanjut. “Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup,” tutup mantan Kapolsek Pomalaa itu. (mir/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top