MUNA

Perampok Bertopeng di Rumah Eks Anggota DPRD Muna Sudah Diketahui Ciri-cirinya

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P Sinaga saat meminta keterangan Hamulia, korban perampokan lehernya diancam dengan pisau

KOLAKAPOS, Raha — Pria bertopeng yang melakukan perampokan dirumah pemilik toko Bimasakti sekaligus mantan anggota DPRD Muna Laharmini, (49) di jalan Gatot Subroto kelurahan Raha III kecamatan Katobu pada pukul 3:00 Wita Kamis (29/11) dini hari telah diketahui ciri-cirinya. Polisipun tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku

Menurut pemilik rumah Laharmini, berdasarkan pengakuan istrinya Hamulia (50), pelaku merupakan warga kabupaten Muna. Hal tersebut ia yakini berdasarkan dialek pelaku saat berinteraksi dan meminta uang sembari pelaku mengancamkan senjata tajam jenis piso ke arah leher istrinya. “Istri saya ditodongkan piso dileher, akibatnya lehernya tergores. Yang mengancam itu satu orang, dia menggunakan topeng. Ciri-cirinya badan sedikit berisi, tingginya sekitar 160an dari logat, dia (perampok,red) suku disini (Muna, red). ” ungkapnya

Kata dia, insiden malam itu selain istrinya, kedua anaknya pun ikut mendapatkan kekarasan fisik dan psikis dari pelaku. ” Malam itu, saya berada di Maligano. Dirumah ini hanya tiga orang yakni istri saya dan dua orang anak saya yakni Wahid (13) dan Anisa (14). Wahid di ikat oleh pelaku dan disekap ke kamar mandi. Kalau Anisa dia tidak di apa-apakan namun anak saya trauma akibat kejadian itu,” katanya

Laharmini berharap, polisi segera menangkap pria bertopeng itu. “Pelaku mengambil uang dalam kantong plastik sekitar Rp100juta lebih. Uang itu merupakan hasil jualan toko dan sebahagian uang pembayaran kredit,” ucapnya

Ditempat yang sama, Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P Sinaga usai melakukan olah TKP mengatakan tidak ada korban jiwa dalam inseden perampokan yang disertai tindakan kekerasan tersebut. “Pelaku masuk ke dalam rumah, kemudian mengancam anak pemilik rumah untuk menunjukan dimana kamar ibunya dan letak uang. Selanjutnya pelaku masuk ke ruang kamar si ibu (Hamulia, red) lalu mengancam ibunya untuk memberikan uang,” katanya.

Setelah mendapatkan uang yang di inginkan, kata perwira polri berpangkat dua bunga melati dipundak ini, pelaku mengunci korbannya kedalam kamar, kemudian pelaku meninggalkan rumah yang disatroninya itu. “Dialegnya itu logat Muna, badannya kurus. Itu ciri-cirinya yang diketahui,” ungkapnya

Ramos berjanji akan segera menangkap pelaku perampokan tersebut “Kita akan melakukan penyelidikan mendalam dan akan membuat tim khusus untuk mengungkap dan mengejar pelaku,” tandasnya. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top