METRO KOLAKA

Diduga Kelelahan, Warga Wundulako Ditemukan Meninggal di Kebun

Mayat warga Wundulako yang ditemukan meninggal di kebun di Kelurahan Ngapa, Kecamatan Wundulako, Senin (1/1) saat dibawa di Puskesmas Wundulako. FOTO: Humas Polres Kolaka for Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Mayat lelaki yang diperkirakan berusia 73 tahun ditemukan terbujur kaku di kebun di Kelurahan Ngapa, Kecamatan Wundulako, Kolaka, Senin (1/1). Mayat yang belakangan diketahui bernama Upa itu diduga meninggal dunia karena kelelahan setelah bekerja di kebunnya.

Paur Subbag Humas Polres Kolaka Bripka Riswandi menjelaskan berdasarkan keterangan saksi mata yang dihimpun kepolisian Polsek Wundulako, mayat pertama kali oleh warga setempat bernama Nurhaeni (32). Saat Nurhaeni menuju ke pasar, tiba-tiba Upa terbaring di lokasi perkebunan tak jauh dari jalan. Namun saat itu Nurhaeni tidak menghiraukan karena mengira bahwa Upa hanya beristirahat. Satu jam berlalu sekira pukul 11.30 Wita, Nurhaeni kembali dari pasar. Ia melihat Upa masih terbaring di tempat semula.

“Sehingga saksi (Nurhaeni, red) bergegas untuk memberitahukan kepada warga lainnya dan bertemu dengan Jumarni dan Suitman, lalu ketiganya kemudian bersama-sama melihat serta memastikan kondisi korban. Dan ternyata korban telah meninggal dunia. Setelah itu para warga lainnya pun berdatangan dan bersama-sama mengangkat jenazah korban ke rumah kerabatnya yang tidak jauh dari tempat kejadian,” terang Riswandi, kemarin.

Mendapat laporan terkait hal itu, personil Polsek Wundulako yang dipimpin oleh Kapolsek Ipda Akhmad Tarmidi langsung mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan informasi dari warga. Selanjutnya bersama warga membawa jenazah korban ke Puskesmas Wundulako untuk dilakukan visum.

Dari hasil visum dokter, pada tubuh korban tidak ditemukan bekas kekerasan. “Dari hasil analisa sementara korban yang meninggal dunia akibat kelelahan. Pihak keluarga korban juga tidak mempermasalahkan atas meninggalnya orang mereka, dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah dan ujian dari Allah SWT. Dan saat ini jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarganya di Kelurahan Wundulako untuk dikebumikan,” tandasnya. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top