BERITA UTAMA

LSM Forsda Kolaka Minta Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana Eks PNPM di Baula

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Kolaka — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forsda Kolaka meminta pihak penegak hukum agar segera menuntaskan dugaan kasus Korupsi dana eks PNPM di kecamatan Baula yang diduga dikelola secara pribadi. Hal itu diungkapkan oleh Djabir Teto Lawukuhi kayu LSM Forsda (2/1).

“Ini harus segera dituntaskan, saat ini dari laporan masyarakat bahwa dana itu sudah dikelola secara pribadi oleh istri Ketua BKAD AB, ini dana negara yang harus diselamatkan,” ungkapnya.

Lanjutnya saat ini Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Baula Anton Benyamin sudah tidak diketahui lagi keberadaannya, sehingga didapatkan dana miliyaran rupiah yang dipegangnya juga sudah tidak jelas penggunaannya. “Laporan nya sudah hampir tiga bulan entah kemana, yang pasti dana yang dikelolanya itu juga sudah amburadul, apalagi katanya dikelola oleh istrinya sekarang, jadi memang penegak hukum harus bertindak cepat, dan selama ini dia juga tidak pernah memberikan laporan pertanggungjawaban ” ujarnya.

Selain itu Djabir juga menyayangkan pihak Pemerintah Kecamatan Baula yang tidak responsif terhadap dugaan kasus itu.”Harusnya sebagai pemerintah disana, camat Baula juga harus respon, masa selama ini tidak pernah dimintai pertanggungjawaban dana itu, apalagi sudah nyata teknisnya salah dikelola secara pribadi, bukan pelaksana teknis, harusnya pak camat segera rekomendasikan ke pihak penegak hukum untuk mengusutnya, kalau saya lihat seperti ada pembiaran,” tegasanya.

Lanjutnya, kata Djabir dari hasil investigasi nya, sudah ratusan juta rupiah dana eks PNPM dari total hampir 4 Milyar dikelola oleh ketua BKAD Kecamatan Baula sudah tidak jelas penggunaannya. “Laporannya dari masyarakat yang kita dapatkan ada ratusan juta yang tidak jelas, lalu seharusnya dana itu dikelola secara profesional oleh UPK, tetapi anehnya disini ketua BKAD yang kelola,” papar Jabir. (kal/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top