BERITA UTAMA

Bupati Kolaka Utara Diberi Gelar Mokole Kodeoha

Pemberian gelar adat wulele Buu Lipa ana buu wonua mokole kodeoha kepada Bupati Kolaka Utara Oleh ketua adat Kodeoha

KOLAKAPOS, Lasusua — Ada yang berbeda pada peringatan HUT Kolaka Utara yang ke 15 Tahun ini, pasalnya pada peringatan HUT Kolaka Utara kali ini Bupati Kolaka Utara Drs.Nur Rahman Umar diberi gelar Mokole Kodeoha oleh Ketua Lembaga Adat Masyarakat Kodeoha (Lamka) Abdul Djalil Karim di alun-alun Kota Lasusua, Senin (7/1) saat upcarra peringatan HUT Kolaka Utara.
Gelar yang di berikan kepada Bupati Kolaka Utara adalah Wulele Buu Lipi Ana Buu Wonua Mokole Kodeoha yang artinya Putra harapan bunga idaman putra pemegang wilayah kekuasaan Mokole Kodeoha.
Dikatakan Bupati Kolaka Utara Drs.Nurrahman Umar bahwa saat ini dirinya tengah merintis untuk mengembangkan adat Suku kodeoha atau mekongga yang ada di Kolaka utara dengan mulai mematenkan pakaian adat dengan menggunakannya pada saat perayaan HUT Kolaka Utara, hal tersebut dillakukan karna merupakan bagian dari kekayaan dan aset yang dimiliki kolaka utara yang harus dijaga dan dikembangkan.
“Gelar yang diberikan kepada saya merupakan ungkapan terimaksih lembaga adat kepada saya atas gagasan dan usaha saya untuk kembali mengangkat budaya yang ada di Kolaka Utara ini,” Tuturnya.
Lebih lanjut dikatakannya bahwa sebelumnya di daerah Kolaka utara telah ada budaya Kodeoha dan telah menjadi warisan nenek moyang yang harus dijaga dan dilestarikan sebagai salah satu kekayaan daerah, “Selama ini jujur saya katakan, bahwa selama ini kita memiliki budaya asli dan sudah menjadi warisan nenek moyang, namun ada fase dimana itu tidak berkembang dan saat ini saya bermaksud untuk mengembangkan itu,katanya.
Sementara itu dikatakan Kepala Badan Penelitian dan pengembangan Kabupaten Kolaka Utara Masmur Lakahena bahwa jauh sebelum Kolaka Utara mekar secara de facto telah terbentuk sistem pemerintahan monarki atau kerjaan yang wilayahnya cukup luas yakni dari tanjung patika sebelah utara sampai daerah lasawe batas dengan kerajaan Mekongga sebelah Selatan, serta berbatasan deenga daerah Larui kerjaan Konawe.
“Wilayah Kolaka Utara sebelumnya merupakan warisan leluhur yang memiliki sistem pemerintahan sendiri yang berdiri sejak abad 19 Masehi, menurut catatan para sejarawan meenjelaskan bahwa terdapat Empat mokole atau pemerintahan yakni mokole Rahambu berpusat di Lelewawo, Mokole Latou yang berupusat di Lanipa, Mokule Watunohu Berpusat di Watunohu dan Mokole Kodeoha berpusat di Mala-mala. Ke empat mokele memliki sistem pemerintahan sendiri-sendiri dan pernah mengalami masa kejayaan masing-masing, “ungkapnya.(cr2/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top