MUNA

DPRD Bantah, Isu Rp12 Miliar Untuk Muluskan Pinjaman Pemkab Muna

KOLAKAPOS, Raha — Pinjaman dana yang diajukan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Muna sebesar Rp100 miliar hingga kini belum mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna. Akibatnya 13 item proyek yang telah dirumuskan Pemkab Muna dikerjakan awal tahun ini terancam batal. Isu upaya permintaan dana sebesar Rp12miliar dari Dewan ke Pemkab Muna pun berhembus dikalangan masyarakat. Dana itu diangggap untuk memuluskan persetujuan pinjaman tersebut.

Ketua DPRD Muna Abdul Rajab Laode Biku membantah perihal isu permintaan dana itu. Politisi PAN ini mengatakan, Ia tidak tahu menahu soal adanya deal-deal dalam membahas pinjaman Pemkab Muna tersebut. “Saya tidak mengerti itu (Isu deal-deal Rp12miliar,red), silahkan masyarakat beropini seperti itu. Saya tidak tahu itu,” ujarnya pada Kolaka Pos saat ditemui diruang kerjanya Senin, (7/1)

Abdul Rajab mengakui, hingga kini dewan belum memparipurnakan laporan hasil Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Muna tahun anggaran 2019 serta usulan pinjaman Rp100miliar. Alasannya, pihaknya tengah mencari format rapat dewan yang tepat untuk membahas hal tersebut secara bersamaan. “Kita masih mencari format, karena ini hal yang baru. Format pembahasan KUA PPAS bersama APBDnya,” ucapnya

Senada, Ketua fraksi Hanura Irwan juga membantah isu deal-deal Rp12miliar tersebut. “Deal-deal itu kita tidak tahu. Yang pastinya proses pinjaman itu menindak lanjuti surat dari Pemda Muna 7 Desember sementara KUAnya yang sudah masuk lebih dulu. Sekarang polemik di Banggar itu dua fersi, ada teman-teman harus di Paripurnakan dulu (KUA PPAS APBD 2019, red) baru dia (Usulan pinjaman Rp100miliar, red) masuk. Ada juga teman-teman yang berperpendapat tidak boleh di masukkan (Usulan pinjaman Rp100miliar, red) sebelum ada persetujuan,” ungkapnya

Hari ini (Senin, (7/1), red) kata Irwan, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Muna akan mengelar rapat guna menindak lanjuti surat yang masuk 7 Desember tersebut. “Jumat, (4/1) delapan ketua fraksi diundang untuk rapat, tetapi tidak korum. Hari ini dilanjutkan jam 9. Tetapi ini sudah molor karena sudah jam 11 yang hadir baru beberapa fraksi. Kita masih menunggu ini, mudah-mudahan hari ini korum,” tandasnya. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top