METRO KOLAKA

Sebe Bantah Menambang Ilegal di Sopura

KOLAKAPOS, Kolaka — Dituding menambang secara ilegal di lokasi yang dianggap sebagai tanah hak waris dari kerajaan Mekongga oleh Sunggu Zakaria yang mengaku sebagai salah satu ahli waris, Sebe, Direktur Sopura Ayu Mandiri angkat Bicara. Kepada Kolaka pos Sebe membantah tudingan tersebut.

“Saya tidak pernah menambang, mana buktinya kalau saya menambang,” paparnya saat bertandang ke DPRD Kolaka (12/1).

Lanjutnya, kegiatan menambang adalah kegiatan yang memilki modal besar, sementara dirinya direktur sebuah perusahaan yang tidak memilki modal menambang. “Saya ini tidak punya uang untuk menambang jadi mana mungkin saya bisa datangkan eksavator dan mobil, sementara listrik dirumah saya saja diputus tidak  bisa saya bayar,” terangnya.

Dia juga mengatakan soal aktivitas pertamabangan ilegal yang dituduhkan kepadanya dirinya mempersilahkan pihak Sunggu Zakaria untuk mencari tahunya sendiri. “Kalau ada yang menambang di lokasi itu silahkan cari tahu sendiri, yang jelas saya tidak pernah menambang,” ungkapnya.

Terkait lokasi yang di klaim oleh Sunggu Zakaria sebagai tanah warisan adat atau tanah hak ulayat, Sebe mengatakan hal itu tidak jelas dan juga bukti-buktinya perlu diragukan. “Tidak jelas mana sudut-sudutnya, cobami suruh mereka tunjukan, mereka tidak tahu pasti, hanya diatas kertas itu, terus katanya ada surat dari Bokeo tahun 1930 itu juga tidak jelas, belum merdeka masa sudah ada tulisan seperti itu, dan kalau memang ada perlu di teliti kebenarannya,” ujarnya.

Lanjutnya, lahan yang di klaim tersebut adalah lahan masyarakat Sopura dan wargaSopuralah yang berhak merasakan mamfaatnya. “Apa yang saya lakukan selama ini semua untuk masyarakat, tidak ada saya itu memperkaya diri,” jelasnya.

Untuk diketahui sebelumnya Sunggu Zakaria mengadukan Sebe ke DPRd Kolaka beberapa waktu lalu karena diserobot oleh Sebe dengan melakukan aktivitas penambangan ilegal didalamnya tanpa memiliki izin.

“Bukti-bukti penambangan ilegal berupa foto dan video kita ada, jadi Sebenarnya telah melakukan penambangan ilegal tanpa ijin usaha pertambangan, pemuatan ore dilakukan dari lokasi menuju pelabuhan akar Mas selanjutnya diangkut ke pelabuhan DRI,” papar Sunggu Zakaria waktu itu.

Bahkan kata Sunggu Zakaria, penambangan ilegal yang dilakukan oleh Sebe sudah dilaporkan pihaknya ke Polda Sultra. (Mir/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top