MUNA

Terendam Banjir, Puluhan Rumah serta Ruas Jalan Raha-Tampo

KOLAKAPOS, Raha — Ruas jalan Raha-Tampo sepanjang 100 meter, tepatnya tikungan simpang tiga desa Labunti kecamatan Lasalepa terendam banjir dengan ketinggian mencapai satu meter. Banjir yang terjadi pada Rabu, (16/1) pagi itu juga merendam puluhan rumah warga setempat.

Warga desa setempat, Albani mengatakan tingginya curah hujan dan got yang sempit serta kurang pedulinya warga akan kebersihan penyebab terjadinya banjir. “Hujan deras tadi subuh, air tidak bisa mengalir cepat karena gotnya sempit ditambahlagi banyak sampah. Jadi banjirmi,” ucapnya

Di kesempatan itu pula, pemuda desa Labunti ini bersama puluhan rekan-rekannya menjadikan banjir di poros Raha-Tampo tersebut sebagai sumber penghasilan tambah mereka untuk mendapatkan  uang. “kita pandu kendaraan biar tidak salah jalan. Kita dikasih seiklasnya. Ada yang kasi Rp10 ribu juga ada juga 20 ribu. Siang ini saya sudah dapat Rp100ribu,” ucapnya

Ditempat yang sama, salah seorang pengendara bermotor, Adit berharap pemerintah segera melakukan perluasa got di sepanjang jalan Tampo-Raha, karena sudah menjadi langganan banjir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. “Kami berharap kepada pemerintah, jangan dibiarkan terus begini ini jalan. Karena setiap hujan deras, jalan ini selalu banjir dan sudah terjadi sejak 10 tahun lalu,” katanya.

Pantauan Kolaka Pos siang itu, Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto beserta rombongannya saat hendak meninjau pohon jati  terbesar di dunia di kecamatan Napabalono juga terlihat melintasi banjir di ruas jalan Raha-Tampo tersebut. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top