METRO KOLAKA

Tim SAR Bone Masih Fokus Cari Megawati

KETGAM: PERSONEL TIM SAR BONE MASIH FOKUS MENCARI MEGAWATI, PENUMPANG KAPAL FERRY TUJUAN BAJOE-KOLAKA. FOTO: TIM SAR BONE FOR KOLAKA POS

Penumpang KMP Mishima Tujuan Kolaka yang Lompat ke Laut

 

KOLAKAPOSNEWS.COM, Kolaka– Tim Rescue Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih fokus melakukan pencarian terhadap seorang penumpang KMP Mishima tujuan Kolaka, yang dikabarkan lompat ke laut pada Jumat (25/1) malam.

Informasi yang dihimpun, korban bernama Megawati (39), beralamat KTP Kompleks Perumahan Tahoa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sulta). Dia tercatat sebagai penumpang KMP Mishima dari Pelabuhan Bajoe menuju ke Kolaka yang berangkat sekitar pukul 18.00 Wita.

Entah karena alasan apa, saat kapal berada di tengah laut atau sekitar 1 jam meninggalkan pelabuhan Bajoe, tiba-tiba Megawati nekat melompat ke laut. Sontak, penumpang lain yang melihat kejadian itu langsung melapor ke awak kapal, yang kemudian diteruskan dengan menghubungi Basarnas Bone.

Koordinator Pos SAR Bone, Andi Sultan yang mendapat informasi itu langsung mengerahkan personel menuju lokasi yang diperkirakan berjarak 6 mil dari pelabuhan Bajoe, dengan menggunakan 1 unit Rubber Boat. Namun setelah melakukan penyisiran, korban tidak ditemukan.

“Tadi malam kita sudah melaksanakan pencarian, cuma cuaca kurang mendukung makanya kita hanya maksimalkan pencarian cuma 2 jam,” ungkap Andi Sultan saat dihubungi Kolakaposnews.com melalui selulernya, Sabtu (26/1) siang.

Kendati cuaca kurang mendukung akibat gelombang yang tidak stabil, personel SAR Bone tidak menyerah. Hari ini (26/1), tim SAR kembali melanjutkan pencarian. Namun, hingga beberapa jam dicari, Megawati masih belum ditemukan.

“Tadi pagi pukul 07.00 kita lanjutkan kembali melaksanakan penyisiran di wilayah sekitar jatuhnya korban dengan menggunakan RB 302 dan juga bawa perahu karet. Penyisiran kita lakukan di sekitar wilayah perkiraan jatuhnya korban sesuai dengan informasi yang diberikan Kantor SAR Makassar, tapi hasilnya masih nihil,” terangnya.

Lebih lanjut Andi Sultan mengungkapkan, SAR akan kembali melakukan penyisiran hingga malam nanti. Tetapi penyisiran akan lebih difokuskan wilayah tepian pantai. Sebab, korban diperkirakan sudah terbawa arus akibat angin kencang. “Pencarian siang ini kita akan fokus di tepi pantai, karena perhitangan kami korban sudah terbawa arus, karena angin laut lagi kencang. Makanya kita akan fokus di pinggiran-pinggiran Tanjung Palette,” tutupnya. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top