METRO KOLAKA

Komputer Terbatas, SMPN 1 Wundulako Tetap Siap Gelar UNBK

Kepala SMPN 1 Wundulako, Haryanto, M.Pd

KOLAKAPOS, Kolaka — Meski memiliki keterbatasan sarana komputer, namun SMPN 1 Wundulako optimis bisa melakukan Ujan Nasional Berbasis Komputer(UNBK) tahun ini. Hal itu diungkapkan kepala SMPN 1 Wundulako, Heryanto kepada Kolaka Pos, Jumat (25/1).

” Insya allah UNBK tahun ini kami siap melaksanakannya meski kami masih terkendala sarana komputer, ” ungkapnya.

Heryanto menjelaskan, ujian UNBK pada bulan April nanti akan menjadi yang kedua kalinya bagi SMPN 1 Wundulako, setelah pelaksanaan ujian tahun lalu. Pada ujian nanti, pihaknya meminjam laptop yang dimiliki siswa. Hal itu terpaksa dilakukan karena jumlah komputer yang dimiliki sekolah saat ini sangat terbatas.

“Fasilitas komputer sekolah yang ada saat ini berjumlah 21 unit, sisanya akan kita pinjam ke siswa dan guru yang memiliki laptop. Sebab maksimal komputer yang harus kita siapkan idealnya berjumlah 70 unit. Ini sesuai dengan jumlah siswa kami yang akan mengikuti UNBK yang berjumlah 215 siswa, karena pada pelaksanaan nanti akan dibagi tiga sesi, ” jelasnya.

Selain itu, siswa juga ada yang akan melaksanakan UNBK di SMK 1 Wundulako. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan UNBK dapat berjalan lancar sesuai dengan jadwal. Pihaknya juga telah menyiapkan jaringan internet yang memadai agar tidak akan ada lagi masalah terkait jaringan. “Seperti tahun lalu siswa kami nantinya akan ada yang melakukan UNBK ditempat lain,” ucapnya.

Heryanto juga menyampaikan, menjelang ujian seperti saat ini pihak sekolah akan memberikan tambahan jam belajar bagi siswa melalui kegiatan les. Les itu dilakukan dengan tidak membebani siswa dengan pungutan dana. “Kami akan mengadakan les dengan tidak melakukan pungutan kepada siswa melainkan dibebankan melalui dana BOS yang dananya berkisar Rp 10 juta. Hal ini kita lakukan agar mutu dan kualitas siswa semakin baik sehingga mampu mengerjakan soal-soal UNBK dengan baik. Dan diharapkan hasilnya bisa maksimal pada saat UNBK sehingga target kami siswa lulus 100 persen dan daya serap bisa mencapai 80 persen, ” jelasnya.

Ia berharap, kedepannya pemerintah baik pusat maupun daerah dapat memberikan bantuan untuk melengkapi keterbatasan sarana dan prasarana, utamanya komputer. ” Kami telah mengusulkan melalui dana DAK semoga tahun ini Pemda Kolaka bisa merealisasikan bantuan komputer, itu harapan kami,” tutupnya. (k9/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top