BERITA UTAMA

Hasbi Mustafa: Ada Oknum Pejabat Bantu Bibit Warga Barter Suara ?

KOLAKAPOS, Kolaka — Diduga salah satu pejabat di dinas perkebunan Kolaka melakukan “Barter” Bantuan bibit dengan suara untuk salah satu caleg yang merupakan adiknya sendiri kepada sejumlah warga di daerah pemilihan Kolaka IV. Dugaan itu disampaikan oleh Hasbi Mustafa, Ketua komisi III DPRD Kolaka usai melakukan reses disejumlah tempat di dapil tersebut.
“Ini temuan langsung diungkapkan sendiri oleh warga, bahwa ada Bantuan Bibit Pala dan coklat di barter dengan suara, dan yang melakukan itu adalah oknum pejabat di dinas Perkebunan, kata warga. M ereka diberikan bantuan bibit tapi harus pilih adiknya oknum pejabat itu yang menjadi caleg di salah satu partai,” ungkap Hasbi (24/2).
Menurut Legislator Hanura itu, apa yang dilakukan oleh oknum pejabat tersebut sudah melanggar aturan kampanye dan merusak demokrasi. “Inilah yang merusak demokrasi kita, jelas ini sudah melanggar, tidak mungkin masyarakat mau melaporkan kalau tidak dilakukan oleh oknum pejabat itu, yang seperti ini banyak membuat pejabat masuk bui,” papar Hasbi.
Lanjutnya bantuan bibit berasal dari Anggaran APBD bukan anggaran pribadi sehingga tidak boleh dihubungkan dengan pilihan masyarakat. “Bantuan itu kan dari APBD, bukan bantuan pribadi, harusnya jangan ada penekanan untuk memilih siapa, jangan dihubungkan dengan politik, ” ungkapnya.
Atas dugaan dan temuan itu, kata Hasbi pihak aparat kepolisian dan Bawaslu untuk memproses nya. “Saya minta polisi dan Bawaslu tangkap saja orang seperti itu, ini jelas melanggar dan merusak demokrasi,” tegasnya.
Hasbi juga menyatakan bahwa dirinya akan mengumpulkan bukti dan saksi terkait hal tersebut dan akan melaporkannya langsung ke pihak berwajib untuk segera ditanggapi.
“Tidak hanya bantuan bibit , saya juga lagi mengumpulkan bukti dan saksi terkait bantuan lain yang dibarter dengan suara, rupanya banyak bantuan yang dijadikan senjata untuk meraup suara di pemilhan legislatif nanti,” terangnya . (Mir/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top