METRO KOLAKA

Reses Anggota DPRD Kolaka : Ada Warga Tolak Direlokasi di Rumah Susun

saat Anis Pamma Legislator Golkar melakukan reses.

KOLAKAPOS, Kolaka — Hasil reses anggota DPRD Kolaka dari partai Golkar, Anis Pamma, di Kampung Pabelle Kelurahan Kolakaasi Kecamatan Latambaga, menemukan permasalahan yang dihadapi warga di perkampungan kumuh di dekat pelabuhan kontainer itu. Kata Anis, sejumlah masyarakat yang menempati kampung Pabelle’ selama lebih 30 tahun menolak direlokasi ke Rusun TPI Mangolo.
“Jadi ada aspirasi sejumlah masyarakat disana, yang telah menempati kampung Pabelle’ selama lebih 30 tahun menolak direlokasi ke Rusun TPI Mangolo. Mereka yang telah menguasai lahan tersebut selama 30 tahun lebih menilai rencana relokasi ke rusun tidak berkeadilan,” papar Anis (22/2).
Lanjut Legislator Golkar itu, bahwa mereka menolak rencana relokasi di Rusun yang telah diprogramkan pemerintah daerah dengan alasan tidak bisa hidup di rusun dan mereka juga meminta digantikan dengan ganti rugi lahan perumahan.
“Jadi mereka meminta agar digantikan dengan lokasi tanah perumahan, mereka tdk bisa hidup di rusun. Menurut mereka harus ada klasifikasi. Jangan diratakan, tapi ditinjau dulu aspek historisnya. Mereka yang datang belakangan dan hanya menumpang ditempat itu belum tentu nelayan. Tapi yang benar-benar nelayan dan telah 30 tahun menguasai lokasi tersebut harus diberikan ganti berupa lokasi perumahan, itu yang mereka inginkan,” tutur Anis.
Terkait aspirasi tersebut kata Anis , dirinya akan membawanya ke paripurna Reses agar bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah. “Aspirasi itu akan kami laporkan nanti dalam paripurna reses, semoga ini juga menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah sebelum merelokasi mereka semua, memang jika dikalsifikasikan seperti kata mereka , tentu tidak adil bagi yang sudah lama dan pendatang sama sama ditempatkan di rusun.” Terang Anis.
Untuk reses ditempat lainnya papar Anis juga dirinya menemukan sejumlah usulan yang dikemukakan warga terkait beberapa fasilitas umum lainnya. ” HKSN belum ada Tempat Penampungan Sampah Sementara sehingga masyarakat membuang sampah di laut dan di empang-empang, jadi warga meminta dibuatkan tempat sampah, juga Warga HKSN memerlukan lampu penerangan jalan, selain itu Perbaikan, pengerasan dan pengaspalan jalan di HKSN menjadi usulan warga,” papar Anis. (Mir/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top