BERITA UTAMA

“Barter Suara” dengan Bibit Bantuan

Kadis Perkebunan Kolaka akan Tindaklanjuti

KOLAKAPOS, Kolaka — Kepala dinas Perkebunan Kabupaten Kolaka , Bahrun Hanise menyatakan akan menindaklanjuti laporan Ketua Komisi III, Hasbi Mustafa terkait dugaan ” barter suara” bantuan bibit oleh oknum Sekdis Perkebunan Kolaka.
Kata Bahrun, dirinya juga kaget mendengar adanya laporan tersebut. “Saya juga baru dengar ada laporan itu tadi, dan pasti saya akan tindak lanjuti,” papar Bahrun usai menghadiri rapat paripurna reses DPRD Kolaka mewakili Pemda Kolaka dalam rapat itu. (26/2).
Lanjutnya, sebagai kadis, dia akan memanggil yang bersangkutan untuk di konfirmasi terkait dugaan tersebut. “Saya akan panggil dulu, saya konfirmasi , apa benar seperti itu,” ujarnya.
Dia juga mengatakan bahwa dirinya akan memberi teguran kepada yang bersangkutan dan menghentikan hal tersebut jika memang benar dilakukannya. “Saya akan tegur, dan hentikan itu,” tegasnya.
Bahrun juga mengatakan bahwa Sekdis Perkebunan, Darwis memang memiliki kewenangan dalam penyaluran bantuan bibit tersebut, karena posisinya sebagai satker. “Dia memang satkernya jadi dia yang tanggung jawab pembagiannya,” ungkap Bahrun.
Sebelumnya Diduga salah satu pejabat di dinas perkebunan Kolaka melakukan “Barter” Bantuan bibit dengan suara untuk salah satu caleg yang merupakan anaknya sendiri kepada sejumlah warga di daerah pemilihan Kolaka IV. Dugaan itu disampaikan oleh Hasbi Mustafa, Ketua Komisi III DPRD Kolaka usai melakukan reses disejumlah tempat di dapil tersebut.
“Ini temuan langsung diungkapkan sendiri oleh warga, bahwa ada Bantuan Bibit Pala dan coklat di barter dengan suara, dan yang melakukan itu adalah oknum Sekdis di dinas Perkebunan, kata warga mereka diberikan bantuan bibit tapi harus pilih anaknya oknum pejabat itu yang menjadi caleg di salah satu partai,” ungkap Hasbi.
Menurut Legislator Hanura itu, apa yang dilakukan oleh oknum pejabat tersebut sudah melanggar aturan kampanye dan merusak demokrasi. Bahkan Hasbi juga memaparkan hal itu dalam Paripurna reses pada 26 Februari kemarin. (Mir/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top