MUNA

Satu Pasien DBD di Muna Meninggal

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Raha — Jumlah pasien penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Muna di periode Januari hingga Februari tahun ini sudah tercatat 41 kasus. Satu orang diantaranya meninggal dunia. Hal tersebut berdasarkan data rumah sakit umum daerah (RSUD) Muna yang disampaikan Humas RSUD Raha, Mardiana pada wartawan.

Menurutnya, pasien penderita DBD tersebut merupakan balita perempuan berusia lima tahun berasal dari kecamatan Kabangka. Sebelum mendaptkan pertolongan medis rumah sakit, pasien sudah mengalami demam tinggi selama delapan hari dirumahnya. “Korban dibawa oleh orang tuanya ke rumah sakit pada Senin (25/2) sore. Saat itu pasien dalam kondisi sudah stadium lanjut. Kami sudah berupaya, namun pada Selasa subuh (26/2) sekitar pukul 04:00 Wita, pasien ini meninggal dunia,” ucap Mardiana

Olehnya itu untuk menghindari terjadinya korban meninggal, wanita berhijab ini menghimbau pada masyarakat supaya segera memeriksakan keluarga mereka ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat apabila dalam keluarganya ada yang menderita demam dan panas tinggi. “Disampaikan pada semua masyarakat, jika ada anaknya atau keluarganya yang mengalami demam dan panas tinggi segeralah diperiksakan ke rumah sakit atau Puskesmas. Jangan sudah stadium lanjut baru dibawa berobat. Jangan kira satu atau dua hari demam kemudian panasnya turun lalu dianggap sudah sembuh. Itu ciri-ciri stadium lanjut. Maka segeralah dibawa berobat di rumah sakit,” ujarnya

Lanjut Mardiana mengatakan, mayoritas pasien DBD yang dirawat di RSUD Muna merupakan anak-anak berusia 12 tahun kebawah. Kendati kasus DBD terus meningkat, namun Pemkab Muna belum mengeluarkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) “Jumlah pasien DBD terus meningkat, kini sudah mencapai 41 orang. Mayoritas pasien anak dibawah umur 12 tahun. Penderitanya mayoritas dalam Kota Raha dan sebagian lagi dari luar Kota Raha. Penyebarannya masih sporadis. Jadi belum dikeluarkan status KLB dalam kasus DBD ini,” tandasnya. (m1/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top