MUNA

Dirusak, Mobil Kontributor Tegas co, Saat Parkir

mobil wartawati media online dilempar pake besi bersegi empat

KOLAKAPOS, Raha — Teror pengrusakan mobil yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab menimpah salah satu wartawati media online kontributor Tegas.co di kabupaten Buton Utara. Kaca mobil bagian belakang miliknya pecah akibat dilempar menggunakan potongan besi. Peristiwa pengrusakan tersebut terjadi sekira pukul 00:45 Wita Minggu dinihari (9/3) saat di parkir di pinggir depan rumah kontrakannya jalan Wakaaka kelurahan Saraea, kecamatan Kulisusu, Buton Utara.

Korban Sri Yanthi Putri mengungkapkan, sebelum pengrusakan itu terjadi, Sabtu, (8/3) siang Ia bersama tiga orang rekannya yakni Udin wartawan online inilahSultra.Com, Ilham wartawan kumparan.com dan Aswan warga setempat menelusuri jejak ilegal loging yang terjadi di kecamatan Kulisusu Barat kabupaten Buton Utara. Sebelum pulang kerumah, mereka berempat menyempatkan diri untuk mampir selama kurang lebih 30 menit di Pelabuhan Lasora Buton Utara.

Selanjutnya mereka pulang kerumah masing-masing. “Satu jam berada didalam kamar kos, tiba-tiba terdengar bunyi lemparan keras diluar pintu kamar. Saya keluar setelah mendengar lemparan itu dan saya lihat kaca mobil belakang saya pecah dan retak. Didalam mobil ada potongan besi,” ucapnya.
Ia juga mengakui, sempat melihat diduga pelaku bergoncengan menggunakan motor. “Saya lihat dari belakang ada dua orang. Mereka sudah berada diatas motor dan pergi,” ucapnya.

Akibat peristiwa yang dialaminya itu, Yanthi kemudian melaporkan pengrusakan kendaraannya tersebut ke Polsek Kulisusu Polres Muna, dengan Laporan Polisi nomor : LP/30/III/2019/Sultra/Res Muna/Spk Sek Kulisusu Minggu 10 maret.

Sementara itu, Kapolsek Kulisusu Kompol Ahali saat di konfirmasi via WhatsApp membenarkan kejadian tersebut. “Masih dalam tahap penyelidikan. Pelaku tidak di kenali. Kejadianya malam hari. Kita masih mengumpulkan informasi,” ucapnya pada Kolaka Pos.

Perwira polri berpangkat satu bunga dipundak ini juga mengatakan pengrusakan mobil yang dialami seorang wartawati media online tersebut bukanlah sebuah teror. “Bukan teror. Ini pengurasakan degan cara melempar kaca mobil. Mari kita sama-sama cari info untuk ungkap kasus ini,” tandasnya. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top