METRO KOLAKA

Tak Penuhi Kouta, BLK Kolaka  Kembali Buka Delapan Jurusan 

Kepala BLKK Kolaka I Nyoman Warta, ST

KOLAKAPOS, Kolaka — Belum terpenuhinya kouta para peserta  pelatihan, Balai Latihan Kerja dan Keterampilan (BLKK) Kolaka kembali membuka delapan jurusan yang masih kekurangan pesertanya. Adapun kedelapan jurusan tersebut yakni jurusan junior sepeda motor, mekanik junior mobil bensin, mesin produksi (mesin bubut), instalasi penerangan, gambar bangunan (Autocad), cabinet making, Las SMAW 3G, dan Las Pabrikasi.

Kepala BLKK Kolaka I Nyoman Warta mengatakan, ada beberapa jurusan yang siswanya masih kekurangan, sehingga pihaknya kembali membuka peluang bagi masyarakat Kolaka yang berminat untuk menimbah ilmu di BLKK Kolaka.

” Yang jelasnya sampai saat ini ada delapan jurusan yang pesertanya belum terpenuhi sebab pelatihan ini akan kita buka sampai dengan delapan gelombang sementara ada beberapa jurusan yang sampai saat ini baru tiga kelas. Jadi masih kekurangan empat kelas, seperti otomotif sekitar empat  kelas lagi kurangnya untuk jurusan otomotif, mesin produksi juga masih kurang satu kelas, instalasi kurang tiga kelas, bangunan satu kelas, Las kurang tiga kelas, ” ungkapnya saat ditemui media ini pekan lalu.

Sehingga kata Nyoman Warta pihaknya kembali membuka pendaftaran agar bisa memenuhi kouta siswa pelatihan.

” Kita sudah mulai buka kembali pendaftarannya dan pada bulan Mey nanti kita ada akan umumkan. Jadi kami himbau kepada masyarakat Kolaka yang ingin bergabung agar segera mendaftarkan langsung ke BLKK Kolaka,  ” jelasnya.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus akan dilatih oleh instruktur yang berkompetensi dan telah berlesensi nasional. Peserta juga nantinya akan mendapatkan dua sertifikat yang pertama sertifikat pelatihan yang disiapkan oleh BLKK, dan sertifikat kompensasi yang disiapkan langsung oleh penguji dari pusat.

” Peserta nantinya akan melakukan uji kompetensi sehingga peserta memiliki dua sertifikat pelatihanya dan sertifikat uji kompetensi bagi yang lulus yang keluarkan dari Lembaga Sertifikat Profesi (LSP) Jakarta. Tahun lalu kita sudah mulai adakan uji kompetensi ditiga kejuruan rata-rata lulus 60 persen.

Makanya saya tekankan kepada siswa agar serius dalam mengikuti pelatihan ini, karena kelulusan kompetensi tergantung dari siswa itu sendiri karena kalau dia serius pasti lulus. Jika siswa telah memiliki sertifikat kompetensi maka peluang berkarir akan terbuka luas, ” tutupnya. (K9/c/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top