BERITA UTAMA

Anggota DPRD III Kolaka Rusman : Kadis PU tak Komitmen Penuhi JanjiPengaspalan Jalan 2 Km di Polinggona

KOLAKAPOS, Kolaka — Anggota Komisi III DPRD Kolaka Rusman menuding Kadis Pekerjaan Umum Kolaka, Dwi Dharma tidak Konsisten dengan hasil kesepakatan Warga dan Tim Banggar DPRD terkait pemenuhan kuota pengaspalan jalan sepanjang 2 km untuk wilayah kecamatan Polinggona.

Hal itu diungkapkan legislator Demokrat usai bertemu dengan sejumlah Kepala Desa se kecamatan Polinggona yang mengadukan pengurangan jatah pengaspalan jalan di wilayah mereka di Kantor DPRD.

“Tadi saya sudah ketemu dengan 7 Kades dari wilayah Kecamatan Polinggona, intinya mereka kecewa mendengar pengaspalan jalan untuk tahun ini di wilayah mereka hanya sekitar 1 km, padahal sesuai kesepakatan sebelumnya dan juga bersama tim Banggar itu harusnya 2 km, dan saya juga termasuk sangat kecewa dengan kepala dinas PU yang tidak konsisten dengan komitmen pengaspalan jalan yang menjadi program Pemda Kolaka bahwa pengaspalan jalan setiap kecamatan adalah 2 km,” papar Rusman di gedung DPRD (18/3).

Lanjutnya, Kadis PU seharusnya menambah jatah pengaspalan di wilayah itu, bukan mengurangi nya karena di tahun sebelumnya pun pengaspalan jalan di Polinggona tidak utuh 2 km. “Harusnya dia tambah bukan malah kurangi, alasannya katanya ruas Wolulu dan Polinggona yang akan diaspal tahun ini itu sudah masuk wilayah kecamatan Polinggona , padahal ruas itu masuk wilayah kecamatan Watubangga, makanya ini para kepala desa datang di DPRD pertanyakan ini,” ungkap Rusman.

Rusman juga mengatakan, infra struktur jalan sudah menjadi usulan warga Polinggona paling utama yang harusnya menjadi prioritas . “Kalua ruas Wolulu-Polinggona yang diaspal berarti kecamatan Watubangga sudah melebihi kuota dia, sementara Polinggona belum, tahun sebelumnya saja masih kurang masa tahun ini di kurangi lagi, jadi wajar kalau warga dan pemerintah desa disana protes, karena ini yang selalu disuarakan mereka untuk menjadi prioritas,” terangnya.

Lanjutnya, alasan Kadis PU yang mengatakan bahwa rencana pemgasaplam ruas Wolulu-Polinggona tahun ini sudah termasuk dalam proyek pengaspalan untuk wilayah Polinggona tidak berdasar dan menyalahi komitmen. “Ruas Wolulu-Polinggona itu kan wilayah Kecamatan Watubangga, porsinya untuk kecamatan Watubangga, jadi bukan porsi Polinggona, ini kan alasan tidak masuk akal, harusnya dipisahkan, apalagi sudah komitmen akan memenuhi 2 km pengaspalan di wilayah Polinggona,” tegasnya.

Sehingga kata Rusman dirinya akan terus mempertanyakan hal itu di DPRD. “Ini akan saya kawal, tidak boleh seenaknya dia memutuskan yang menyalahi komitmen,” ujarnya.
Sementara itu, Kadis PU, Dwi Dharma yang coba dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya tidak tersambung karena tidak aktif. (Mir/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top