MUNA

Sudah 50 Hari, Polres Muna Belum Bekuk Pembom Kapal di Oempu

KOLAKAPOS, Raha — Sudah 50 hari berlalu, namun kepolisian dari Polres Muna hingga detik ini belum juga membekuk pelaku yang melemparkan bom ikan ke kapal tim patroli pantai desa Oempu kecamatan Tongkuno. Padahal peristiwa mencekam pada Rabu 30 Januari lalu itu nyaris menewaskan enam orang tim patroli laut desa setempat yakni Aiptu Rifai, Aipda LM Umar, Safar, Very, Hamzah, Siswanto.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Muna, La Kusa mengatakan, perkara tindak pidana percobaan pembunuhan dengan menggunakan bahan peledak tersebut sudah dilaporkan oleh kepala desa Oempu Safar pada polsek setempat dengan nomor : STPL/06/1/2019/Sultra/Res Muna SPKT Sek Tongkuno, namun anehnya polisi belum juga membekuk pelaku. Padahal identitas pelaku sudah di ketahui oleh polisi. “Aneh kan, pelakunya sudah di tahu, tapi belum berhasil ditangkap,” ketusnya pada Kolaka Pos saat ditemui di kantor bupati Muna kemarin

La Kusa berharap, polisi dapat memberikan kepastian hukum dengan secepatnya menangkap pelaku tersebut. “Mereka kan pelaku bom ikan, jelas mereka melanggar. Apalagi sampai nekat melemparkan bom ikan ke kekapal patroli laut. Perkara ini sudah kami tembuskan ke Polda Sultra dan Kementrian Perikanan,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polres Muna, AKP Muh Ogen Sairi saat dikonfirmasi via WhatsApp terkait perkara tindak pidana percobaan pembunuhan dengan menggunakan bahan peledak di desa Oempu, mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan pengintaian di kediaman pelaku. “Masalah itu masih dalam pengejaran tersangkanya. Soalnya tersangka belum pulang kampung di Tolandona,” ucapnya. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top