METRO KOLAKA

Tim Prabowo-Sandi Kolaka: Prabowo-Sandi Komitmen Perkuat Program Dana Desa dan PHK

Muhammad Abdu

KOLAKAPOS, Kolaka — Sekretaris Partai Gerindra Kolaka, Muhammad Abdu menegaskan bahwa komitmen calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno, akan terus memperkuat program dana desa dan Program Keluarga Harapan (PKH), jika diberi amanah memimpin bangsa ini.

Sehingga, kata dia, jika ada yang mengatakan bahwa Prabowo-Sandi akan menghentikan kedua program tersebut, itu adalah haox alias tidak benar. “Jadi saya tegaskan bahwa itu adalah informasi yang menyesatkan, karena program dana desa adalah amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Begitu pun dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang fakir miskin, yang menjadi dasar hukum dilaksanakannya program tersebut. Yang mana ketiga undang-undang tersebut disahkan di era pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono (SBY). Jadi program dana desa itu akan tetap dipertahankan bahkan akan terus diperkuat, itu sudah komitmen bapak Prabowo dan Sandiaga Uno, “papar Muhammad Abdu, kemarin (18/3).

Ketua Bidang Komunikasi Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Kolaka ini menambahkan, hal itu sejalan dengan visi dan misi Prabowo-Sandi, yakni memperjuankan hak, keadilan, dan kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Jadi dapat disimpulkan secara otomatis tidak hanya akan tetap melaksanakan program dana desa dan program sosial lainnya seperti PKH yang akan dijadikan menjadi PKH plus. Selain itu juga akan diperkuat dengan program-program baru yang menjadi skala prioritas masyarakat, salah satunya pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya melalui program rumah siap kerja. Dimana program ini adalah pelayanan terpadu satu pintu dan sebagai akses anak muda di Indonesia untuk lapangan kerja, pelatihan, pendidikan, dan beasiswa. Kemudian puga program Ok Oce Kewirausahawan yang dapat menunjang harga-harga bahan pokok murah untuk Emak-emak,” bebernya.

Tak hanya itu, Prabowo-Sandi juga berkomitmen menghentikan sistem kerja outsourcing, mengakat guru honorer menjadi ASN. Kemudian menyiapkan perumahan murah bagi pekerja buruh dan rakyat tidak mampu dengan uang muka nol persen, mencabut Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang tenaga kerja asing yang dianggap merugikan buruh Indonesia. “Jadi program kerja Prabowo-Sandi sudah jelas demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa dan negara serta seluruh masyarakat Indonesia,” ucapnya. (k9)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top