KOTA KENDARI

Peringati Harlah NU ke-96, Pengurus NU se Sultra Gelar Istigosah

Ratusan pengurus dan santri mengikuti istigotsah qubra, tahlil dan salawat dalam rangka merayakan hari lahir Nahdlatul Ulama ke-96 di Pondok Pesantren Darul Muhlisin, Kota Kendari, Sultra. FOTO: Istimewa/ Kolaka Pos

KOLAKAPOSNEWS.COM, Kendari – Memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-96, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar istighotsah, tahlil dan salawat, Sabtu 23 Maret 2019. Untuk tingkat provinsi, Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Sultra bersama Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Kendari menggelar rangkaian Harlah di Pondok Pesantren Darul Muhlisin Kelurahan Kadia Kota Kendari. Acara yang dimulai pukul 06.00 WITA tersebut dihadiri jajaran pengurus wilayah NU Sultra dan pengurus NU Kota Kendari, juga alim ulama dan ratusan santri Ponpes Darul Muhlisin.

Ratusan pengurus dan santri mengikuti istigotsah qubra, tahlil dan salawat dalam rangka merayakan hari lahir Nahdlatul Ulama ke-96 di Pondok Pesantren Darul Muhlisin, Kota Kendari, Sultra. FOTO: Istimewa/ Kolaka Pos

Ketua PCNU Kota Kendari H. Muhammad Saleh. S.Ag, M.Ag selaku penyelenggara kegiatan mengatakan, istigotsah, tahlil dan pembacaan salawat asgharyl ini merupakan rangkaian acara dalam rangka memperingati Harlah NU ke-96 sekaligus memohon doa kepada Allah SWT untuk keselamatan bangsa dan negara. “Acara ini juga sebagai tindak lanjut dari instruksi PBNU untuk menggelar istigotsah, tahlil dan salawat secara serentak di seluruh Indonesia,” kata Muhammad Saleh yang juga Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Buton Utara.

Sementara Ketua Tanfidziah PWNU Sultra Drs. KH. Muslim M.Si dalam tausiyahnya menekankan pentingnya menjaga persatuan, kesatuan serta kebersamaan demi tetap kokoh dan utuhnya seluruh rakyat Indonesia, terutama di Sulawesi Tenggara. “Perbedaan itu wajar dan sudah menjadi sunnahtullah. Jangan karena perbedaan sedikit, membuat kita berpecah belah,” ungkapnya.

Untuk diketahui, selain di Kota Kendari, kegiatan serupa juga dilaksanakan di seluruh pengurus cabang, majelis wilayah cabang (MWC) NU, mushallah dan pondok pesantren sebagai Sulawesi Tenggara. (ist)

Bagikan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Content is protected !!