METRO KOLAKA

355 Calon Maba Lulus SNMPTN di USN

Prof. Dr. Ruslin Hadanu, M.Si

KOLAKAPOS, Kolaka — Pengumuman jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah diumumkan pada 22 Maret 2019 lalu. Sebanyak 355 calon mahasiswa baru (Maba) dinyatakan lulus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka.

Wakil Rektor I Bidang Akademik USN Kolaka, Prof. Dr. Ruslin Hadanu, M.Si mengatakan jumlah peserta lulus tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua LTMPT Nomor 9 Tahun 2019. Di mana peserta yang lulus di USN untuk di PTN 1 sebanyak 266 orang, sementara yang lulus di PTN 2 berjumlah 89 orang.

Prof Ruslin mengakui, tingkat kelulusan SNMPTN tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh banyaknya sekolah yang bermasalah pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

“Ini memang menurun secara nasional, karena persoalan PDSS di Sultra kebanyakan bermasalah pada saat pendaftaran SNMPTN, ada 300 lebih SMA di wilayah Sultra bermasalah pada PDSS,” jelasnya di temui di ruang kerjanya, Sabtu (30/3/2019).

Selain itu, presentase akreditasi sekolah juga menjadi penyebab rendahnya tingkat kelulusan. Kata Ruslin, presentase penerimaan untuk sekolah yang terakreditasi A sebelumnya 50 persen, tapi tahun ini hanya 40 persen. Kemudian, yang akreditasi B bergeser dari 30 persen menjadi 25 persen.

Sementara akreditasi C dulunya 10 persen turun menjadi 5 persen. Sedangkan sekolah yang tidak terakreditasi dulunya 5 persen, tapi saat ini tidak ada jatah sama sekali. “Padahal jika merujuk pada tingkat kelulusan tahun sebelumnya, kita selalu menerima di atas 400 calon mahasiswa di jalur SNMPTN, kali ini hanya menerima 355,” katanya.

Ia menjelaskan, sebenarnya pada jalur SNMPTN ini USN menargetkan 1.320 peserta calon mahasiswa. “Dari 24 prodi, yang memenuhi kuota hanya prodi Akuntansi, sementara lainnya tidak memenuhi kuota,” ujarnya.

Namun demikian, Ruslin mengatakan rendahnya tingkat kelulusan pada jalur SNMPTN tak mempengaruhi kuota penerimaan Maba USN tahun ini yang berdaya tampung sebanyak 3.790 orang. Sebab, masih ada dua jalur penerimaan lainnya, yakni melalui SBMPTN dan SMMPTN atau jalur mandiri. Termasuk kekurangan dari daya tampung di jalur SNMPTN akan dialihkan ke dua jalur penerimaan tersebut. “Ya, daya tampung akan terpenuhi di SBMPTN dan SMMPTN atau jalur mandiri, karena penerimaan di dua jalur tersebut juga dilakukan untuk lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019. Sementara, penerimaan SNMPTN hanya untuk angkatan 2019. Jadi selalu terpenuhi targetnya, setelah penerimaan SBMPTN dan SMMPTN,” tandasnya. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top