MUNA

KPU Muna Akui Kesulitan Pendataan Pemilih di Rutan

KOLAKAPOS, Raha — Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Muna mengaku kesulitan melalukan pendataan pemilih di rumah tahanan (Rutan) klas IIB Raha. Sebab tidak semua penghuni Rutan memiliki KTP elektronik (e-KTP). Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Muna, Yuliana Rita dalam kegiatan kopi morning bertemakan “Kesiapan Personil KPU Dalam Rangka Penyelenggaraan Pemilu 2019 di salah satu warung kopi di Raha Senin, (1/4).

Menurut Rita, syarat data sebagai pemilih yang ditentukan KPU selain berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, pemilih juga harus mempunyai e-KTP. “Selama tiga bulan di Rutan, kendala kami tidak mendapatkan data lengkap mereka (tahanan atau warga binaan,red). Mereka hanya memberi nama La Ege. Catat nama saya La Ege. Siapa orang tua mu? Tak usah kamu tahu. Itu kendala kami,” ujarnya sembari menirukan ucapan tahanan yang mereka data di Rutan

Selain itu, kesulitan lain yang dihadapi KPU saat berada di dalam Rutan ucap Rita yakni masalah jumlah tahanan warga kabupaten Muna. “Awalnya kita diberikan 188 orang, ternyata 188 itu ada yang ganda. Karena ada dari Buton Utara dimasukkan ke Muna, dan dari Muna Barat juga masuk ke Muna. Setelah kita data, menjadi 184 orang. Tetapi sampai tadi malam kita mendata, rupanya ada tahanan yang akan bebas sebelum tanggal 17 April. Jadi untuk data pastinya, kita belum dapat,” ketus komisioner KPU Muna ini

Akan tetapi, ungkap wanita berhijab ini, dalam Rutan tersebut telah tercatat 40 orang tahanan yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) karena sudah mempunyai e-KTP. Puluhan orang tersebut dipastikan dapat memberikan hak suaranya pada 17 April mendatang. “Berdasarkan PKPU nomor 11 kemudian perubahan PKPU nomor 11 terhadap PKPU nomor 37 dan Juknis nomor 227 itu, kalau untuk warga binaan kecamatan Lasalepa, Napabalano dan Towea, mereka masuk daerah pemilihan (Dapil) II. Otomatis mereka yang masuk dapil II akan memilih (Caleg DPRD Kabupaten/Kota,red) di Dapil II. Tetapi untuk warga binaan diluar dari Dapil II, mereka akan mengambil A5. Otomatis mereka di daftar berdasar daerahnya. Jika diluar Dapil II, mereka hanya mendaptkan empat kertas suara,” tandasnya. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top