MUNA

Muna Terancam tidak Dapat Opini WTP ke Tiga, Tahun Ini

KOLAKAPOS, Raha — Sudah dua kali berturut-turut Muna meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sultra yakni 2017 dan 2018. Akan tetapi, pada tahun ini, opini WTP tersebut terancam tidak didapat lagi. Penyebabnya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Muna belum tuntas membuat laporan keuangannya dan aset daerah 2018. Tentu hal ini menjadi atensi serius Wakil Bupati Muna, Abdul Malik Ditu saat memimpin rapat dengan pimpinan OPD Muna yang digelar di aula kantor bupati, Senin (1/4).

Malik Ditu menegaskan seluruh pimpinan OPD Muna harus bekerja keras dan segera menuntaskan laporan keuangan serta mendata dengan baik aset-aset daerah yang dimiliki masing-masing OPD. “Harus diselesaikan dengan tuntas itu. Semua laporan yang terkait dengan keluar masuknya uang di semua OPD harus jelas laporannya. BPK RI memberikan kita waktu satu bulan agar semua OPD melengkapi laporan keuangannya,” ujarnya.

Apabila laporannya tidak beres hingga batas waktu yang telah ditentukan maka akan berimbas pada opini WTP dari BPK RI. “Laporan keuangan itu sangat berpengaruh pada opini BPK RI. Apakah kita bisa mempertahankan opini WTP yang telah kita raih dua tahun berturut- turut ini,” ucap orang nomor dua di Bumi Sowite ini.

Malik Ditu juga mewanti-wanti seluruh pemimpin OPD Muna supaya bekerja secara profesional serta momentum pelaporan keuangan tahun ini menjadi dasar penilaian buat seluruh pimpinan OPD Muna. “Saya tidak bicara akan diganti. Tetapi dapat kelihatan cakap dan tidak cakap, mampu dan tidak mampunya menjadi pimpinan OPD. Penilaian ini di lakukan, agar objektif. Jadi Bukan lagi persoalan politik. Biar juga sepaham kalau tidak cakap dan tidak mampu bekerja. Jadi harus profesional dan cakap kalau bekerja,” tandasnya. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top