BERITA UTAMA

KBM USN Beri Warning ke Wabup Kolaka

Mahasiswa USN Kolaka saat menggelar konferensi pers menanggapi pernyataan wakil bupati Kolaka, Muh Jayadin yang mempertanyakan kontribusi USN. FOTO: Kaulia Ode/ Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka ramai-ramai mementahkan pernyataan wakil bupati Kolaka, Muh Jayadin yang sebelumnya mempertanyakan kontribusi mahasiswa USN terhadap daerah. Tak hanya itu, para mahasiswa juga mempertanyakan balik apa kontribusi yang telah diberikan pemerintah daerah Kolaka terhadap eksistensi USN.

Ketua BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan USN Kolaka, Fitra Baskara, mengatakan jika berbicara kontribusi, USN yang merupakan kampus negeri di Bumi Mekongga Kolaka telah melahirkan para alumni yang mumpuni di berbagai bidang dan siap pakai di dunia kerja. Kemudian, USN juga telah menciptakan kaum intelektual yang siap memberi solusi dan sumbangsih pemikiran-pemikiran terhadap berbagai problem yang dihadapi daerah. Namun, kata Fitra, justru pemerintah daerah Kolaka lah yang tidak pernah memberi ruang untuk memberdayakan mahasiswa USN untjm pembagunan daerah. Malah yang terjadi sebaliknya, pemerintah daerah justru menutup diri dan mendatangkan para akademisi dari luar daerah.

Kemudian, terkait kritikan Jayadin yang menganggap aksi demonstrasi mahasiswa hanya lah memberi efek negatif. Menurut Fitra, Jayadin salah besar jika beranggapan seperti itu. Kata dia, justru dengan aksi demonstrasi lah aspirasi mahasiswa bisa didengarkan para eksekutif dan legislatif di Kolaka. “Jadi pak wakil bupati (Muh Jayadin) yang terhormat, jangan Anda pikir kami kalau turun demo itu hanya membuat gaduh dan meresahkan masyarakat. Itu salah besar, kami turun demo karena ada masalah yang mengganjal yang harus kita sampaikan. Dan perlu Anda ketahui ketahui demo itu sebenarnya langkah terakhir yang kita tempuh, karena sebelum turun demo ada langkah-langkah persuasif yang kita lakukan. Tapi karena langkah persuasif itu tidak direspon dengan baik, makanya disitulah kami turun demo,” ujar Fitra berapi-api saat menggelar konferensi pers bersama rekan-rekannya, Selasa (2/4).

Senada, Ketua BEM Teknik USN, Rahmat Hidayat, juga mempertanyakan kontribusi Pemda Kolaka terhadap kampus mereka. Seharusnya, kata Rahmat Pemda Kolaka bisa membantu untuk mengibarkan bendera USN. Bukan justru dengan mengalang-halangi kemanjuan USN. “Aneh memang ini (Muh Jayadin), kok hari tiba-tiba mempertanyakan soal kontribusi USN. Saya kastauki, kontribusi USN itu juga bisa dilihat nyata. Misalnya, mahasiswa USN yang berjumlah sekitar 8.000 orang jelas meningkatkan perputaran ekonomi daerah yang berpengaruh bagi pendapatan asli daerah, peningkatan sumber daya manusia, dan hadirnya kaum akademisi, itu jelas kontribusi kami. Lalu apa kantribusi Pemda, jalan poros USN di Popalia yang hanya 3 kilometer itu sudah bertahun-tahun rusak dan tidak bisa dikerja sampai sekarang, ada apa”, kata Rahmat.

Salah seorang mahasiswa USN lainnya, Irwan ikut menyeletuk terkait lahan yayasan USN di Baula yang sejak bupati Manomang sampai Buhari Matta aman-aman saja. Tetapi saat mau dibangun tahun 2015, tiba-tiba lahan tersebut diklaim orang dan Pemda Kolaka di era saat ini tidak membantu menyelesaikan masalah tersebut padahal lahan tersebut merupakan pemberian Pemda Kolaka. “Tunggu setelah Pemilu, kami akan rapatkan barisan,” ujar Irwan.

Untuk diketahui, pernyataan KBM USN di atas dalam rangka merespon pernyataan Wakil Bupati Kolaka, Muh Jayadin yang menyindir kontribusi USN ketika Musrenbang RKPD 2019 di Kantor Bupati Kolaka, beberapa waktu lalu.

Awalnya Muh. Jayadin membacakan sambutan bupati Kolaka, Ahmad Safei di agenda tersebut. Dia lalu berbicara di luar naskah yang dinilai mahasiswa menyindir USN Kolaka. Sindiran yang dimaksud adalah mengatakan USN belum maksimal memberikan pikiran atau masukan dalam rangka pembangunan daerah. Padahal kata wabup, Pemda mengharapkan kehadiran perguruan tinggi itu sebagai lembaga pendidikan tinggi yang bersinergi dengan cara memberikan masukan untuk pembangunan daerah. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top