MUNA

Saat Terlibat Pencurian Sapi, Budi Wahayu Berstatus Anggota Polisi Aktif

KOLAKAPOS, Raha — Saat ini, Budi Wahayu tengah mendekam di dalam jeruji besi Polres Muna karena terlibat dalam aksi tindak pidana dugaan pencurian dua ekor sapi betina bersama lima orang rekannya yakni MB (35), AJ (50), LA (40), AM (40) dan JA (37) pada Selasa 30 Oktober 2018 lalu. Siapa sangka saat menjalankan aksi, rupanya Budi Wahayu masih berstatus sebagai anggota Polri yang bertugas di Banit I SPKT Polres Muna dengan pangkat Brigadir.
Kendati masih berstatus sebagai anggota Polri aktif saat itu, namun Budi Wahayu sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Propam Polres Muna karena mangkir dari tugas, hal tersebut berdasarkan nomor : DPO / 03 / IX / HUK.12.10.1/ 2018, tanggal 24 September 2018.
Pada Senin 1 Oktober 2018, berkas perkara Budi Wahayu tentang sidang kode etik profesi Polri dilimpahkan dengan nomor daftar perkara kode etik Polri Nomor : DP4KEPP / 05 / X / 2018 / SIPROPAM, tanggal 1 Oktober 2018. Hingga akhirnya pada Jumat 11 Januari 2019 Brigadir Budi Wahayu resmi dipecat sebagai anggota Polri. Dalam upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) yang digelar di halaman Makopolres Muna dan dipimpin langsung Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga saat itu, Bripka Asri juga ikut dipecat karena mangkir dalam tugas.
Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga melalui Kasat Reskrim, AKP Muh Ogen Sairi mengatakan Budi Wahayu ditangkap tanpa perlawanan di kediamannya jalan Ir. Juanda Kelurahan Laende Kecamatan Katobu. Selasa 2 April 2019 sekitar pukul 15:30 Wita setelah dinyatakan buron selama tujuh bulan. Seluruh tersangka dijerat pasal 363 ayat (1) ke-1 KUHP atau pasal 1 ayat 1 undang undang junto pasal 55 ayat (1) ke-1 dan pasal 56 ke1e KUHP. “Sama dengan posisi yang lain. Pasalnya juga sama. Dibilang terlibat langsung? Terlibat langsung, karena ada dia (Budi Wahayu,red) disitu. Seperti keterangan yang lainnya,” ujar Ogen pada Kolaka Pos via celuler.
Untuk diketahui, dua ekor sapi betina yang dicuri tersebut berasal dari Desa Oempu, Kecamatan Tongkuno.
Kejadian tersebut diketahui saat Tim Jatanras Polres Muna sedang berpatroli malam di jalan Lumba-Lumba Kecamatan Batalaiworu . Saat itu petugas mencurigai ada aktifitas satu unit mobil pick up warna hitam bernomor polisi DD 8516 AF sedang menurunkan dua ekor sapi betina dalam kondisi sudah mati di salah satu Rumah Makan Cotto milik Daeng Limpo. Kemudian petugas patroli meminta kelengkapan surat-surat pengangkutan hewan ternak, namun mereka tidak dapat memperlihatkan kelengkapan surat-surat yang diminta polisi. Selanjutnya dua ekor sapi betina dan mobil langsung diamankan di Mako Polres Muna sebagai barang bukti. Saat interogasi awal, diketahui bahwa sapi tersebut milik oknum Brigadir Budi Wahayu. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top