METRO KOLAKA

Tes UTBK SBMPTN di USN Dikawal Satgas dan Panitia

Pelaksanaan tes Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 di Kampus USN Kolaka pada hari pertama digelar Sabtu, (13/4), dibuka oleh Rektor USN Kolaka, Azhari. FOTO: Kaulia Ode/ Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Sesuai jadwal, pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 di Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka mulai gelar pada Sabtu (13/4) pagi.

Tes UTBK yang digelar di ruang labaratorium komputer kampus USN Kolaka dibuka langsung oleh Rektor USN Kolaka Azhari, pada Sabtu (13/4) pagi. Dalam sambutan singkatnya, Azhari mengajak para peserta agar mengikuti tes dengan sebaik-baiknya. “Ya harapan saya kalian harus fokus ya, jawablah soal-soal dengan baik,” pesan Azhari sembari mengajak para peserta berdoa bersama sebelum tes dimulai.
Sementara itu, ketua panitia UTBK SBMPTN di USN Kolaka, Ruslin Hadanu mengatakan dalam pembagian tugas selama pelaksanan tes UTBK, selain melibatkan panitia pihaknya juga membentuk satgas UTBK. Satgas ini, terang Rusli, bertugas mengecek kesiapan panitia, mulai dari koordinator lokasi, wakil koordinator lokasi, pengawas, dan admin server. Termasuk memastikan soal-soal tes sudah di-donwload sehari sebelum pelaksanaan tes.
“Satgas ini sebenarnya tidak ada dalam Standar Operasional Orosedur (SOP) UTBK, cuma saya ingin tidak lalai jangan sampai ada yang lupa lalu itu merugikan peserta. Jadi satgas inilah yang selalu mengecek kesiapan mulai dari koordinator lokasi, wakil koordinator lokasi, pengawas, admin server termasuk bagaimana nanti soalnya itu sehari sebelumnya sudah di-donwload. Walaupun secara online dan waktu donwload soal itu ada batas waktunya kalau terlambat nda bisa lagi donwload. Kemudian kunci jawaban di-donwload juga sejam sebelum pelaksanaan karena itu juga ada waktunya, karena soal di server itu diacak semuanya dan setiap saat terganti. Jadi misalnya yang ujian sekarang belum tentu sama kunci jawabannya dengan yang ujian berikutnya,” papar Ruslin.

Wakil Rektor Bidang Akademik USN ini juga menjelaskan pelaksanaan tes UTBK 2019 dilakukan setiap hari Sabtu dan Minggu, mulai 13 April sampai beberapa pekan ke depan. Kemudian setiap hari tes diikuti 120 peserta yang terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30–12.45 Wita, sementara sesi ke dua mulai pukul 12.30 – 16.45 Wita. “Kita menyediakan dua ruangan. Salah satu ruangan USN terdapat 40 komputer dengan 4 komputer cadangan, sementara satu ruangan lainnya 20 komputer dengan 2 komputer cadangan,” terangnya.

Saat memasuki ruangan tes, peserta dilarang membawa handphone, bolpoin, dan kertas, apalagi membawa tas. “Bolpoin disiapkan oleh panitia termasuk kertas dan sebagainya. Dan selesai tes bolpoinnya diambil kembali panitia, karena sekarang ini kancing baju saja alat perekam atau kamera itu dihindari semua. Jadi mereka hanya siap badan saja, termasuk wanita yang pake cadar saya perintahkan untuk diperiksa oleh panitia perempuan,” ujarnya.

Lalu bagaimana dengan peserta yang terlambat atau tidak hadir? Ruslin menyatakan, peserta yang tidak hadir mengikuti tes maka secara otomotis dinyatakan gugur. Sementara peserta yang terlambat kurang dari 30 menit masih diberikan kesempatan mengikuti tes. “Kalau terlambat kurang dari 30 menit itu diberikan kesempatan mengikuti tes, tapi kalau terlambat lebih dari 30 menit maka dianggap gugur. Kalau misalnya terjadi lampu mati atau jaringan terganggu saat tes itu bisa dipindahkan jadwalnya,” tandasnya. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top