BERITA UTAMA

Lama tak Difungsikan, dan Disegel Warga, TK Pembina Wundulako Digasak Maling

Kondisi TK Pembina Wundulako Yang Di Gasak Maling

KOLAKAPOS, Kolaka — Akibat belum adanya kejelasan terkait status lahan Taman kanak-kanak (TK) Negeri Pembina Wundulako, yang masih disegel oleh warga yang mengaku sebagai pemilik lahan, mengakibatkan kondisi sekolah tersebut semakin memprihatinkan. Bahkan baru-baru ini seluruh fasilitas sekolah TK Pembina Wundulako digasak maling. Atas kejadian tersebut semua fasilitas sekolah menjadi hilang.

Kepala TK Pembina Wundulako Rukaya mengaku, jika sekolahnya kembali mendapatkan musibah, karena digasak oleh maling. Akibatnya semua fasilitas sekolah seperti alat peraga, buku, permainan piring semuanya hilang.

” Kejadiannya Sabtu malam (20/4), karena saya mendapatkan informasi minggu pagi bahwa kondisi sekolah saya sudah berantakan akibat ada pencuri yang masuk. Setelah saya cek kelokasi memang kondisi sekolah kami berantakan semua buku-buku pelajaran berserakan dimana-mana. Kami juga sudah laporkan kepihak berwajib terkait kejadian ini, ” ungkapnya saat ditemui media ini, Selasa (23/).

Rukaya mengaku, sejak tahun lalu aktivitas sekolahnya terpaksa dihentikan akibat adanya aksi penyegelan yang dilakukan oleh pemilik lahan, sehingga pihaknya terpaksa mencari tempat belajar ditempat agar aktivitas proses belajar mengajar (PBM) terus berjalan.

” Sebenarnya kami ingin sekali kembali kesekolah kami, akan tetapi belum ada kejelasan antara pihak pemerintah daerah dan juga pemilik lahan kapan sekolah kami bisa digunakan kembali, ” bebernya.

Olehnya itu, Rukaya berharap agar secepatnya ada perhatian dari pemerintah agar sekolah kami bisa kembali digunakan sehingga anak-anak bisa kembali belajar seperti semula dan kejadian pencurian tidak terulang lagi.

” Kami berharap ada perhatian pemerintah agar sekolah bisa kembali difungsikan agar kejadian serupa tidak terulang karena kami menduga aksi pencurian dilakukan karena tidak adanya aktivitas disana sehingga para maling memanfaatkan kondisi yang ada. Apalagi kita akan memasuki tahun ajaran baru, mana sanggar kantor lurah yang selama ini kami pinjam sementara juga akan direhap tahun ini jadi kami sudah harus akan mencari tempat lain lagi, ” harapnya. (K9/c/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top