KONAWE SELATAN

Angka Kemiskinan di Konsel Menurun

KOLAKAPOS, Andoolo — Bupati Konsel Surunuddin Dangga membeberkan capaiannya memimpin Konsel beberapa tahun ini, diantaranya untuk bidang ekonomi terus tumbuh dikisaran rata-rata 7,25 persen, dengan nilai rata-rata PDRB berdasarkan ADH Konstan 7,1 juta rupiah. Dengan begitu angka pengangguran di Konsel mampu ditekan pada angka 1,65 persen.

“Kita juga mampu menekan angka kemiskinan dari 11,14 persen tahun 2017 menjadi 10,95 persen pada tahun 2018, untuk memberikan jaminan perlindungan bagi keluarga miskin, tercatat tahun 2018 43,39 persen penerima program Raskin/Rastra/BPNT, PIP 17,98 persen, KPS/KKS 22,05 persen dan 9,75 persen PKH,” rinci Bupati Konsel Surunuddin Dangga.

Lanjut dia untuk terobosan lain, lanjut dia dengan meningkatkan kualitas penggunaan Dana Desa (DD), melalui sinergitas perencanaan pembangunan daerah, dengan perencanaan pembanguna Desa sejak Tahun 2015 sampai Tahun 2019, total ADD sebesar Rp. 1,016 Triliun, yang difokuskan untuk perbaikan pelayanan infrastruktur dasar bagi warga Desa, serta meningkatkan ekonomi produktif. Yang oleh Bumdes dsn pelaku UMKM di Desa.

“Untuk di bidang kesehatan, kita terus melakukan perbaikan sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, baik fasilitas maupun tenaga kesehatan. Fasilitas kesehatan telah tersedia 670 unit, 1 RSUD dengan status BLUD kelas C dan terakreditasi, 25 unit Puskesmas 16 diantaranya sudah terakreditasi, 9 dalam persiapan, serta 5 lainnya merupakan Puskesmas dengan perawatan plus, diantaranya Ranomeeto dan Moramo, 54 Pustu, 19 Puskesling, 31 Polindes, 409 Posyandu, 131 Poskesdes. Dengan jumlah tenaga kesehatan mencapai 1.320 orang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, di Bidang Pertanian dibawah kepemimpinan Surunuddin terus mendorong produktifitas petani, terutama dalam menjaga ketahanan pangan daerah, Tahun 2018 tercatat skor pola pangan harapan 77,30 persen, indeks kerawanan pangan 2 persen, neraca bahan makanan berada pada angka 82, serta buffer stock ketersediaan pangan pokok tersedia untuk 8 bulan.

“Sektor Peternakan, kita memiliki populasi ternak sapi terbesar di Sultra yaitu 67.746 ekor, sehingga ditetapkan sebagai daerah sumber bibit sapi Bali Indonesia. Selanjutnya di bidang pemberdayaan masyarakat dan Desa, Tahun 2018 tercatat 20 Desa Mandiri, 291 Desa berkembang dan tersisa 25 Desa tertinggal, yang disebabkan oleh kesulitan akses terutama pada wilayah-wilayah pesisir,” paparnya.

Dan masih banyak lagi keberhasilan lainnya, terakhir Surunuddin mengajak seluruh komponen dan lapisan masyarakat agar selalu dan terus menjaga optimisme, saling berbagi, berani membuat terobosan dan selalu mengejar prestasi secara bergotong royong.

“Insya Allah, berbagai program kerja strategis yang kita lakukan menjadi doa bersama kita, menjadi ibadah seluruh masyarakat, prestasi daerah dan menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Konsel, mari kita bersama-sama bawa Konsel menjadi daerah maju yang sejajar dengan daerah-daerah maju di Indonesia. Kerja Kita Prestasi Daerah,” tukasnya. (k5/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top