BERITA UTAMA

Sekda Kolaka Himbau ASN Agar Bekerja Profesional di Bulan Puasa

Sekda Kolaka Drs H Poitu Murtopo, Msi

KOLAKAPOS, Kolaka — Memasuki bulan suci ramadan 1440 hijriah, pemerintah daerah Kolaka menghimbau kepada ASN lingkup Pemda Kolaka khususnya yang menjalankan ibadah puasa, agar terus meningkatkan kedisiplinan serta profesionalisme dalam menjalankan tugas, pokok, dan fungsinya (Tupoksi) meski sedang berpuasa. Hal ini ditegaskan Sekretaris daerah (Sekda) Kolaka H Poitu Murtopo saat ditemui media ini diruang kerjanya, Senin (6/5)

” Dalam menjalankan ibadah puasa dibulan suci ramadan ini, saya himbau kepada semua ASN untuk bekerja lebih profesional lagi jangan ada alasan untuk bermalas-malasan, harusnya diisi dengan hal-hal yang postif sebab setiap pekerjaan yang kita lakukan yang sifatnya baik Inysa allah akan mendapat pahala berlipat ganda. Dan saya kira tidak ada pengaruhnya bekerja pada saat bulan puasa. Karena jika berpuasa dengan tulus dan ikhlas sambil melaksanakan tugas kita, pasti amal ibadah kita akan dilipat gandakan, ” pinta H Poitu Murtopo.

Apalagi, kata Poitu ada tambahan jam istirahat pada saat jam kerja dibulan puasa ini, sehingga tidak ada lagi alasan bagi ASN untuk bermalas malasan.

” Berdasarkan aturan dari Kemenpan-RB yang diterapkan diseluruh Indonesia terkiat perubahan jam kerja saat bulan puasa yang selalu diterapkan setiap tahun. Jadi aturan perubahan jam kerja saat bulan puasa itu sudah diatur bahkan tambahan jam istirahat itu ada, ” jelasnya.

Untuk itu, H Poitu meminta bagi ASN yang beragama muslim jangan terpengaruh dengan bulan suci ramadan. Pemerintah juga sudah memikirkan bahwa ada penambahan jam istirahat semuanya sudah diatur jadi tidak ada alsan untuk bermalas malasan.

” Sudah saatnya dibulan yang penuh barokah ini, kita terus meningkatkan amal ibadah kita dan memperkuat tali silaturrahmi ukuwah Islamiyah kita, agar kita selalu mendapatkan hidayah dan barokah dari Allah SWT. Kami juga akan melakukan sidak disemua instansi. Dan sidak ini tidak mesti kita lakukan dibulan puasa saja akan tetapi sudah menjadi agenda rutin untuk melakukan pemantauan terkait kinerja ASN, karena ada tunjungan kinerja atau TPP. Jadi tiga kali tidak masuk apel baik itu berturut turut maupun tidak maka satu bulan tunjangannya kita tidak berikan hal ini kita lakukan agar aparatur semakin disiplin, ” ucapnya. (K9/c/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top