BOMBANA

Pemuda Asal Koltim Ancam Ibu Hamil di Bombana

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Rumbia — Air Susu Dibalas dengan Air Tuba. Pepatah ini pantas disematkan oleh seorang pemuda asal Kolaka Timur Syaifuddin (28) yang merupakan warga desa Tokai Kecamatan Poli-Polia Kabupaten Kolaka Timur.

Pasalnya berdasarkan hasil penyidikan yang di lakukan pihak kepolisian setempat,pelaku yang sudah makan dan istirahat di rumah korban tega melakukan pengancaman dengan mengacungkan sebilah pisau di leher korban Tia (35) ibu rumah tangga yang sedang hamil di desa Tahi Ite Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana.

Sampai saat ini Kapolsek Rarowatu IPDA Mika tidak mengetahui persis apa motif sampai kejadian itu terjadi, perwira satu balok di pundaknya itu menuturkan kejadian tersebut bermula saat pelaku datang ke rumah korban.

“Tak lama berselang, korban datang, Saat korban datang,suaminya keluar rumah dan meninggalkan pelaku seorang diri dirumahnya, ” kata Ipda Mika.

Saat korban masuk ke rumah, lanjut Ipda Mika, pelaku langsung menutup pintu dan memeluk korban dari belakang sembari mengancam dengan pisau dapur yang ditempelkan ke leher korban dan bukan cuma itu saja bahkan korban sempat diseret hingga satu kilo meter dari rumahnya. Setelah itu pelaku lalu melepaskan korban dan melarikan diri ke hutan.

Tidak terima dengan ulah pelaku korban langsung melaporkan di kantor Polsek Rarowatu, Ipda Mika K setealah menerima laporan Mika sapaan akrabnya langsung mengarahkan anggotanya untuk melakukan pengejaran dan menangkap pelaku.

” Saat kita kejar, pelaku sempat melarikan diri dengan merampas motor warga yang tengah terparkir dijalan sebelum akhirnya berhasilnya kita bekuk.” ujar Ipda Mika.

Lanjut dia, pelaku juga sempat lari kehutan untuk mengamankan dirinya dari pengejaran polisi. Namun persembunyiannya itu tidak lama bahkan langsung di bekuk oleh anggota polsek.

” Saat ini pelaku sudah ditahan di sel tahanan Poksek Rarowatu, kami masih melakukan pemeriksaan terkait kejadian tersebut,apa motif sesungguhnya,” ujarnya(K6/c/hen)

Bagikan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top