KONAWE SELATAN

Hilang Tiga Hari, Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal

Korban tenggelam Mbatono, saat dievakuasi oleh Tim SAR, bersama Polsek Tinanggea serta masyarakat setempat, setelah tiga hari dilakukan pencarian. FOTO: Sapruddin Kolaka Pos 
KOLAKAPOS, Andoolo — Setelah dinyatakan hilang selama tiga hari, Mbatono (58) yang sebelumnya dilaporkan tenggelam pada saat memancing dengan menggunakan perahu, di hulu sungai Roraya Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konsel bersama dua rekannya, akhirnya ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa, Senin (13/5).
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Konsel AKBP Dedy Adrianto, melalui Polsek Tinangge Iptu Muchsin, yakni proses pencarian korban tenggelam Mbatono, yang dilakukan oleh Tim Sar Provinsi Sultra selama tiga hari, dengan dibantu personil Polsek Tinanggea dan keluarga, serta masyarakat memperoleh hasil.
“Yaitu ditemukannya korban Mbatono, dalam kondisi sudah meninggal dunia, dimana titik tenggelamnya dengan lokasi ditemukannya korban berjarak sekitar 2 M. Proses pencarian korban oleh Basarnas Provinsi Sultra dipimpin oleh Pengatur Muda Repin beserta 7 orang personil lainnya,” jelasnya.
Adapun ditemukannya korban, lanjut dia yakni tepatnya pada hari Minggu 12 Mei 2019, pukul 15.00 Wita bertempat di sungai Roraya Desa Roraya Kecamatan Tinanggea.
“Dengan perlengkapan lengkap, yakni 1 unit perahu karet, 1 unit kendaraan Ambulance, 1 unit kendaraan pick up dan 2 set alat selam,” rincinya.
Selanjutnya korban tenggelam, dievakuasi di rumah duka, dengan menggunakan mobil Ambulance milik Basarnas DT 9156 E dan langsung di diserahkan kepada pihak keluarga Almarhum Mbatono, untuk dilakukan proses pemakaman pada hari ini Senin 13 Mei 2019.
“Penyerahan korban kepada pihak keluarganya, yaknk Sekira 20.30 Wita bertempat di pekarangan rumah Almarhum Desa Roraya Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konsel,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Mbatono dikabarkan hilang, setelah diduga tenggelam saat sedang memancing di muara sungai Roraya bersama dua rekannya, yakni Aidit dan Bakir. Dengan menggunakan perahu milik korban.
Ketiganya memancing di muara sungai Roraya. Pada saat proses mancing berlangsung, rekan sesamanya begerak untuk mencari spot yang bagus di sungai itu. Tak lama kemudian Aidit melihat perahu kayu yang digunakan Mbatono, sudah dalam kondisi kosong alias Mbatono sudah tidak berada di perahu tersebut. (K5/b)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top