BERITA UTAMA

56 Desa Diduga Fiktif, Terima DD, Bupati Konawe akan Dilaporkan  ke KPK RI

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Kendari — Bupati Konawe, Sultra, Kery Konggoasa diduga merugikan negara puluhan miliar. Karena telah menggelontorkan Dana Desa (DD) di 56 Desa yang diduga fiktif. Tak hanya Bupati Konawe, mantan Ketua DPRD Konawe Gusli Topan Sabara yang kini menjadi Wakil Bupati Konawe, karena diduga ikut andil kasus tersebut.

Ketua IMIK Jakarta Muhammad Ikram

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe (IMIK) Jakarta, Muhammad Ikram P kepada Kolaka Pos melalui telpon selulernya. Dimana dirinya mengaku telah memiliki data terkait dugaan 56 Desa fiktif. “Pemda Konawe itu memanipulasi data 56 Desa, sehingga seluruh desa tersebut mendapatkan DD. Padahal 56 Desa itu belum masuk masih dalam perencanaan atau belum ditetapkan dalam Perda,” katanya.

Ia menyebutkan salah satu contohnya terdapat di Kecamatan Anggaberi, Desa tersebut bernama Lerehoma. Menurutnya desa tersebut tidak layak untuk dimekarkan karena hanya memiliki belasan Kepala Keluarga, tetapi dipaksakan untuk mekar dan menerima DD. “Desa itu masih Desa persiapan dan belum pantas menerima DD. Jadi ada manipulasi, belum pantas tapi dipaksakan terima DD, dan ini jelas merugikan Negara,” tegasnya.

Dengan adanya dugaan merugikan Negara tersebut, Bupati Konawe Kery Saiful Kongguasa dan Wakilnya Gusli Topan Sabara. Pekan depan akan dilaporkan ke KPK RI dan Mabes Polri, agar mengusut tuntas kasus tersebut. “Saya yakin KPK RI dan Mabes Polri adalah lembaga penegak hukum yang bisa mengusut tuntas kasus ini. Dan tentunya bukan hanya Bupati dan Wakilnya tetapi ada beberapa elit-elit di Pemda Konawe yang juga diduga terlibat,” pungkasnya. (P2/hen)

Bagikan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top