KONAWE SELATAN

Surunuddin Kembali Soroti Empat Penyakit ASN Konsel

Bupati Konsel, Surunuddin Saat Memimpin Apel

KOLAKAPOS, Andoolo — Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga kembali ultimatum Aparatur Sipil Negara (ASN), agar menjadi yang terdepan dalam memberikan contoh kepada masyarakat. Khususnya peningkatan kinerja, kedisiplinan dan loyalitas, Senin (15/7).

ASN harus tunduk terhadap sumpah jabatan, sebagai wujud kesetiaan terhadap pemerintah dan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Hal itu ditegaskan Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga, dengan nada tinggi saat memimpin apel pagi yang diikuti para ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Konsel.

“Ada beberapa hal yang menjadi sorotan saya kali ini, dan harus menjadi perhatian serius seluruh ASN tanpa terkecuali, khususnya pimpinan OPD terkait kinerja, kedisiplinan, loyalitas yang kesemuanya tercantum dalam sumpah jabatan saudara. Yang menurut saya sudah menjadi penyakit kronis yang harus ditegasi,” tegasnya.

Lanjutnya, ada empat penyakit ASN yang saat ini harus disikapi dan menjadi ultimatum bagi semuanya, khususnya atasan di instansi tersebut, pertama malas masuk kantor dan enggan melaksanakan tugas sesuai tupoksinya.

“Hendaknya pimpinan OPD melaporkan tindak tanduk ASN tersebut, tetapi sepertinya atasan takut terhadap stafnya, untuk itu, jika terjadi demikian maka akan saya evaluasi pimpinannya sesegera mungkin,” geramnya.

Kedua, sambung Surunuddin, disinyalir ada aparatur yang membocorkan dokumen negara yang bersifat rahasia kepihak lain dan termasuk kategory melanggar sumpah jabatan, dimana seharusnya ASN dalam menjalankan tugas harus profesional dan tidak berpihak serta selalu menjaga reputasi dan integritas.

“Saya akan cari tau orangnya, dan jika terbukti membocorkan rahasia negara, maka akan diberikan sanksi tegas dan keras hingga pemecatan, ketiga penyakit ASN yang harus ditindaki adalah yang suka meminum minuman keras, mabuk-mabukkan, judi dan melakukan tindakan buruk lainnya,” ungkapnya.

Terakhir, pihaknya perintahkan seluruh ASN untuk menjaga, mendukung dan mengawal program kerja yang telah dicanangkan Pemda, serta mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih selama ini, salah satunya terkait penghargaan dari BPK RI, predikat opini WTP. Dengan selalu menjaga persatuan dan kesatuan serta kekompakan. Termasuk tidak ikut berpolitik praktis.

“Agar kesemua penyakit ini menjadi perhatian serius, untuk diperbaiki dengan target Tahun 2020 Konsel harus menuju profesionalisme ASN yang memelihara dan menjunjung tinggi standar etika yang luhur, memegang teguh nilai dasar ASN, yang mana, tidak akan ditolerir lagi dan akan diparkir jika tidak sanggup memimpin dan melaksanakan tugas dan kewajibannya, kesemuanya demi terwujudnya good government governance,” pungkas Surunuddin. (k5)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top