BERITA UTAMA

Rusman Emba Sindir Kepala Daerah Doyan Pencitraan

Rusman Emba

KOLAKAPOS, Raha — Bupati Muna LM Rusman Emba menyindir gaya pemimpin daerah yang kerjaannya hanya melakukan pencitraan kepada masyarakat. Hal itu diucapnya saat membuka turnamen sepak bola Wali Cup di lapangan olahraga kecamatan Watopute, Minggu (21/7).
Menurutnya, pola kerja pemimpin yang kerjaannya hanya melakukan pencitraan di daerah lain itu, di pastikan pemimpin tersebut dapat menyengsarakan masyarakat. “Jadi kalau ada orang-orang yang datang hanya pencitraan, berhati-hatilah dengan pencitraan,” ujar Rusman mengingatkan warganya.

Rusman menilai, seorang pemimpin yang bijak harusnya lebih banyak menyelesaikan persoalan di daerah yang dipimpinnya. Bukan mengurusi kebijakan di daerah lain. Apalagi sampai tidak sesuai. “Bagaimana mungkin semut tersembunyi di seberang lautan dapat dia lihat. Tetapi gajah di pelupuk mata, dia tidak lihat. Artinya, kita harus berfikir seperti apa tindakannya? Jangan sampai kerjaannya hanya membangun pencitraan. Sementara, apa yang menjadi tanggung jawab dia disana, tidak bisa dia selesaikan sehingga dia pindah untuk melakukan pencitraan di tempat lain,” ketusnya.

Olehnya itu Rusman berpesan kepada rakyatnya agar menghindari dan tidak percaya terhadap gaya pemimpin yang doyan pencitraan tersebut. “Semoga bapak dan ibu serta saudara-saudaraku sekalian dapat melihat bahwa siapa yang betul-betul mengabdi, siapa yang betul-betul punya perhatian dan siapa yang betul-betul punya kepedulian. Karena jangan sampai kita tertipu,” pintanya.

Pada kesempatan itu juga, Rusman mengintruksikan kepala Dinas Pekerjaan Umum, Edy Uga dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, LM Syukur supaya dapat membenahi persoalan infrastruktur di kecamatan Watopute. “Pak Kadis PU, semoga tahun ini bisa di anggarkan pengaspalan di jalan ini (jalan lapangan sepak bola kelurahan Wali) supaya bisa kelihatan indah ini. Selanjutnya pak Kadispora, lapangan sepak bola ini agar ditata lebih baik lagi. Supaya menjadi pusat kegiatan masyarakat khususnya olahraga,” tegasnya.

Pasangan Abdul Malik Ditu ini juga menghimbau rakyatnya supaya selalu menjaga konduktifitas wilayah dan selalu menciptakan suasana aman dan damai. “Alhamdulillah, tiga tahun terakhir ini Muna aman dan damai. Artinya ada kesesuaian antara masyarakat dan pemimpinnya. Insya Allah jika ketenangan dan kedamaian sudah tercipta, itu akan diikuti oleh kesejahteraan dan kebahagiaan. Itu janji Allah SWT. Insya Allah,” pungkasnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top