BERITA UTAMA

Gunakan Bantuan Sesuai Peruntukannya, Pesan Bupati pada Penerima Stimulan PUPR

Bupati Kolaka H Ahmad Safei, SH, MH usai menyerahkan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) kepada warga. Foto : Neno/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Sebanyak 178 rumah warga didua kecamatan yakni kecamatan Kolaka dan Latambaga mendapatkan bantuan stimulan perumahan dari pemerintah pusat melalui Kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PU-PR).

Bantuan yang berupa dana sebesar Rp 17,5 juta perrumah diserahkan langsung oleh bupati Kolaka kepada penerima melalui buku tabungan yang dipusatkan disasana praja kantor Pemda Kolaka, Selasa (30/7).

Bupati Kolaka H Ahmad Safei dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh penerima agar bantuan yang diberikan dapat dipergunakan sesuai dengan mekanisme dan peruntukannya. “Saya minta kepada bapak dan ibu yang mendapatkan bantuan tolong pemanfaatannya diperhatikan dengan sebaik-baiknya, jadi pendamping juga harus betul-betul ikut mengawasi. Utamanya saat pengambilan barang ditoko jangan sampai notanya sudah sesuai tapi bentuk barangnya dijadikan uang jadi sang penerima mengganti bantu barang dengan uang tunai. Jadi saya minta kepada pendamping pak desa dan pak lurah ini diawasi,” pintanya.

Olehnya itu, Safei berharap melalui bantuan tersebut rumah warga yang tadinya tidak layak huni menjadi layak huni. Apalagi saat ini masih banyak masyarakat yang telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan tersebut, tapi karena keterbatasan anggaran dari pemerintah maka bapak/ibu harus bersukur bisa mendapatkan bantuan tersebut.

“Saya berharap kepada bapak ibu sekalian penerima bantuan ini dalam rangka memperbaiki rumah anda. Apalagi saat ini masih banyak yang belum memiliki rumah. Ada juga yang sudah punya rumah tapi tidak layak sehingga melalui bantuan dana sebesar Rp17,5 juta ini kita berharap agar digunakan sebaik-baiknya sesuai dengan keperluannya. Karena banyak pengalaman sudah dapat bantuan harus juga ada swadaya dari bapak-bapak sehingga harus diselesaikan dengan baik jangan ada kejadian dapat uang Rp 17 juta bongkar rumahnya tapi sebatas pondasi saja. Ini sudah tidak sesuai karena belum berbentuk hunian. Kalau mau dibongkar silahkan tapi dengan catatan harus sampai selesai. Jangan tidak selesai karena bantuan ini dananya terbatas. Karena pemerintah tidak mampu membiayai jika semua rumah jika harus dibangun diluar dari RKAnya,” harapnya.

Sementara itu, kepala dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kolaka H Andi Abbas mengatakan, tahun ini jumlah rumah yang akan di perbaiki sebanyak 178 rumah dari dua kecamatan yakni kecamatan Latambaga dan kecamatan Kolaka. “Jadi untuk kelurahan Induha ada 47 rumah, Kelurahan Latambaga 15 rumah, Kelurahan Laloeha 27 rumah, kelurahan Balandete 27 rumah, Kelurahan Watuliandu 27 rumah, Kelurahan Lalombaaa 35 rumah,” kata Abbas.

Dimana bantuan tersebut kata Abbas, diberikan melalui buku rekening bank Sultra dengan jumlah dana dalam buku tabungan berjumlah Rp.17.500.000 yang akan digunakan untuk membiayai mulai dari bahan sampai upah pekerja dimana untuk biaya tukang atau pekerja Rp2,5 juta. Sedangkan untuk bantuan pembelian material Rp15 juta. “Untuk total anggaran keseluruhan program BRS tahun ini mencapai tiga miliar rupiah lebih,” tutupnya. (k9)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top