MUNA

Pelajar MTs di Muna Nyambi Jual Shabu

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Raha — Peredaran narkoba jenis shabu-shabu di kabupaten Muna kian marak, buktinya Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Muna kembali menangkap tiga pengedar barang haram tersebut pada Selasa (6/8). Ketiganya adalah WD SM alias R (19) warga jalan Lumba-Lumba kelurahan Laiworu kecamatan Batalaiworu, YW alias Y (32) warga jalan H Agus Salim kelurahan Raha I kecamatan Katobu dan LD A alias R (14) pelajar Madrasah Tsanawiah (MTs) warga jalan Sirkaya kecamatan Katobu.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Parentongan Sinaga melalui Kasat Narkoba, IPTU Hamka mengemukakan, ketiga pengedar shabu-shabu tersebut ditangkap dilokasi berbeda. Mereka merupakan pemain lama dan telah menjadi target operasi (TO) Polisi.

Menurutnya, awal penangkapan di mulai pada Senin (5/8) sekira pukul 17:00 Wita pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa seorang wanita WD SM alias R akan melakukan transaksi jual beli shabu-shabu. Saat itu juga tim Satres Narkoba langsung melakukan pengintaian terhadap target. Kemudian, sekira pukul 22:00 Wita tim mulai mengikuti pergerakan target. “Saat itu dia (WD SM alias R) sedang mengendarai motor dan setelah sampai di jalan Kancil kelurahan Watonea, tim langsung memberhentikan kendaraan yang di kendarai oleh WD SM alias R. Selanjutnya di lakukan penggeledahan badan dan di temukan satu sachet bening berisikan butiran crystal bening yang diduga shabu,” ucapnya

Setelah berhasil menangkap WD SM alias R, tim Satres Narkoba melakukan pengembangan dan menuju ke jalan Sirkaya kelurahan Raha 1 kecamatan Katobu. Sekira pukul 01.00 Wita Selasa dinihari, pihaknya berhasil mengamankan seorang pelaku yang masih berstatus pelajar MTs LD A alias R. ” LD A alias R yang mengantarkan butiran crystal bening yang diduga shabu tersebut ke WD SM alias R,” katanya

Pengembangan selanjutnya, tim Satres Narkoba ungkap Hamka kembali bergerak ke jalan H Agus Salim kelurahan Raha 1 kecamatan Katobu. Sekira pukul 2:00 Wita pihaknya berhasil mengamankan YW alias Y. “Di rumah YW alias Y, kami berhasil mendapat shabu-shabu seberat 46,42 gram, uang tunai sebesar Rp 1,9 juta, sachet kosong dan alat timbang,” ungkapnya

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tegas Hamka, ketiga tersangka tersebut dijerat pasal 114 dan 112. “Ancaman hukumanya minimal 4 tahun maksimal seumur hidup,” tegasnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top