BERITA UTAMA

Disperindag Warning Pangkalan Gas Elpiji

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Kolaka — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kolaka melakukan operasi pasar di sejumlah wilayah di Bumi Mekongga. Operasi dilakukan untuk memastikan kestabilan harga gas elpiji menjelang Idul Adha 1440 Hijriah.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kolaka, Muhammad Azikin mengatakan operasi pasar khususnya gas elpiji tiga kilogram dimulai sejak 6 Agustus 2019 dan akan terus dilakukan hingga hari H Idul Adha.

“Operasi menyasar Kecamatan Pomalaa, Baula, Wundulako, Kolaka, dan Latambaga. Selain guna menstabilkan harga, juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha 1440 Hijriah terhadap gas elpiji tiga kilogram,” ungkap Azikin, kemarin (8/8).

Kata dia, melalui kegiatan operasi pasar ini pihaknya ingin memberikan pelajaran kepada spekulan yang selalu memainkan harga gas elpiji tiga kilogram. Sebab menurutnya, masih ada oknum yang menjual gas elpiji 3 kilogram jauh dari harga eceran tertinggi yang seharusnya Rp17.900 per tabung. “Supaya gas elpiji yang disembunyikan itu tidak laku,” jelasnya.

Ia menegaskan, bila ditemukan agen dan pangkalan resmi elpiji menaikan harga yang tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi yang ditentukan oleh pemerintah, maka pihaknya akan memberikan sanksi pencabutan izin usaha. “Hal ini juga harus menjadi perhatian masyarakat untuk peduli, agar dapat melaporkan kepada pemerintah,” ujarnya.

Azikin menghimbau kepada agen resmi maupun pangkalan gas elpiji tiga kilogram agar tidak bermain-main dan menjualnya kepada pengecer. Kata dia, ini menjadi tanggung jawab bersama untuk memenuhi apa yang telah menjadi kebutuhan masyarakat. “Marilah kita berbisnis yang sehat, jangan menyembunyikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga menimbulkan keresahan dimasyatakat,” pungkasnya. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top