BERITA UTAMA

Upacara Penurunan Bendera Diwarnai  Polisi Panjat Tiang Bendera Selamatkan Bendera  Terlilit

Aksi memanjat tiang bendera oleh Bripka Nur Alim Bachri saat upacara penurunan bendera.

KOLAKAPOS,  Kolaka–Upacara penurunan bendera merah putih di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 di lapangan kelurahan Anaiwoi Kecamatan Tanggetada berlangsung dramatis. Peserta upacara di hari kemerdekaan itu tiba-tiba hening saat bendera merah putih yang diturunkan oleh pasukan pengibar bendera tak bisa bergerak turun dan berhenti ditengah tiang bendera.

Keheningan pun kemudian berubah jadi kepanikan  saat bendera merah putih itu semakin terlilit pada tiang bendera dan tak bisa diturunkan oleh  pasukan pengibar bendera karena tiupan angin di lapangan upacara tersebut.  Kurang lebih dua menit kejadian itu berlangsung saat masih dilakukannya penghormatan bendera. Ketegangan pun juga terjadi saat salah seorang anggota polisi berinisiatif memanjat tiang bendera itu. Beberapa peserta upacara bahkan histeris tak sanggup melihat aksi polisi tersebut karena khawatir tiang bendera setinggi 13 meter itu patah.

Namun ternyata Bendera dapat diturunkan dengan selamat setelah Brigadir Nur Alim Bachri berhasil memanjat tiang bendera itu dan melepas lilitan bendera itu. Dan upacara pun dilanjutkan kembali.

Kepada wartawan, Bripka Nur Alim Bachri , polisi yang bertugas di Polsek Watubangga mengatakan, bendera terlilit karena angin kencang, dan peserta upacara sudah terlihat panik sehingga dirinya berinisiatif memanjat tiang bendera itu.

“Kejadiannya pas angin lagi kencang, sehingga mungkin itulah yang menyebabkan bendera itu terlilit pada tiang, dan saat itu semua panik, bahkan warga yang menyaksikan upacara penurunan bendera pun panik sambil teriak histeris, sebab takut bendera itu jatuh, kalau pengibar bendera tetap paksakan menarik turun, dan karena bendera itu dalam ancaman jatuh, saya langsung lari dan memanjat tiang bendera, dan saya buka lilitan bendera tersebut di atas sehingga bisa diturunkan”, ungkapnya.

Dia juga mengatakan bahwa kejadian terlilitnya bendera tersebut berlangsung sekitar dua menit, sehingga terjadi kepanikan oleh pasukan pengibar bendera dan peserta upacara.

“Selama kurang lebih 2 menit setelah selesai dilakukan penghormatan bendera, tersangkut karena terlilit,” terangnya. (Mir/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top