BERITA UTAMA

Suami Gigit Leher Istri Hingga Tewas

KOLAKAPOS, Kolaka–Warga desa Towua Kecamatan Wundulako digegerkan peristiwa pembunuhan Senin (2/9) siang. Ironisnya, korban dan pelaku berstatus suami istri. Jumardin yang berstatus suami, menghabisi nyawa istrinya dengan menggigit bagian kerongkongan hingga sobek.

Humas Polres Kolaka, Bripka Riswandi menjelaskan peristiwa diketahui sekitar pukul 10.45 WITA di rumah korban. Saat itu, anak korban mendengar suara teriakan ibunya. Saat mendatangi arah suara, ia melihat ibunya telah ditindih oleh ayahnya. “Saksi melihat darah telah keluar dari leher korban,” kata Bripka Riswandi.

Setelah itu saksi berteriak meminta pertolongan warga sekitar sambil berlari keluar rumah. Mendengar teriakan anaknya, pelaku melarikan diri.

Dengan luka di leher dan memar pada wajahnya, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Wundulako, namun meninggal dalam perjalanan. “Diduga pelaku menganiaya dengan cara menggigit, kita juga masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan alat bukti yang lain yang berkaitan dengan peristiwa yang terjadi,” jelasnya.

Pelaku diduga mengalami kelainan jiwa. Menurut penuturan keluarganya, pelaku sempat meminta untuk diikat oleh keluarganya karena sering merasa ketakutan. “Sebelum peristiwa terjadi terlapor telah diikat oleh keluarganya, atas permintaan terlapor sendiri karena sering merasa ketakutan jika melihat orang banyak. Terlapor kemudian menyuruh Korban untuk menutup pintu,” papar Riswandi.

Sementara itu, saudara korban, Hapide mengaku syok atas kejadian tersebut. Ia menuturkan, pelaku yang berprofesi sebagai petani itu, sudah sejak lima tahun lalu mengalami kelainan jiwa dan sering kerasukan. Namun kondisinya berangsur membaik seiring waktu. Pelaku mulai mengalami kelainan lagi beberapa waktu belakangan ini.

Bahkan, belum lama ini ungkapnya, pelaku nyaris membunuh anaknya sendiri dengan parang saat sedang tidur. Beruntung, ayunan parangnya terhalang kelambu dan bantal. “Kemarin malam (29/8) sempat diburu sama anggota polisi karena dia sempat mengamuk tengah malam dia lempar mobil lewat terus dia lari tidak bisa dikerjar karena seolah-olah bukan dia yang lari karena sangat kencang. Pas jam satu siang dia muncul dirumah warga minta makan dan kondisinya normal kembali hanya pada saat itu dia sempat berpesan katanya jangan terlalu banyak orang datang dirumahnya,” bebernya.

Kapolsek Wundulako AKP Bachtiar Tayeb, mengatakan usai menganiaya sang istri pelaku langsung melarikan diri dan dikerjar oleh puluhan personil gabungan Polsek Wundulako, Polsek Pomalaa dan Polres Kolaka. “Saat pengejaran ada puluhan personil yang dilibatkan dan Allhamdulilah hanya beberapa jam pelaku dapat kita diamankan. Dan pelaku telah dibawa ke Polres Kolaka untuk diproses lebih lanjut,” singkatnya.

Setelah diamankan di kantor Mapores Kolaka, pelaku selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Kendari, untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Korban meninggalkan empat anak. (k9)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top